Kamis, 14 Juni 2012, 02:12 WIB

Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Asia Turun

Red: Endah Hapsari
Harga minyak dunia melonjak (ilustrasi)
Harga minyak dunia melonjak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA---Harga minyak lebih rendah di perdagangan Asia menjelang pertemuan tingkat menteri OPEC di Wina untuk membahas kuota produksi, kata para analis.
Pasar minyak juga mendapat tekanan dari meningkatnya kekhawatiran mengenai krisis ekonomi di Eropa, meskipun ada dana talangan (bailout) besar-besaran hingga 100 miliar euro (125 miliar dolar AS) untuk menyelamatkan sektor perbankan Spanyol yang sakit, kata mereka.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, berkurang 30 sen menjadi 83,02 dolar AS per barel dan minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 12 sen menjadi 97,02 dolar AS per barel pada perdagangan sore.
"Pesimisme di Eropa terus meningkat ... karena ketakutan bahwa memburuknya kondisi lebih lanjut akan mengurangi permintaan minyak Eropa yang sudah lemah," kata Sanjeev Gupta, kepala regional bidang minyak dan gas Ernst and Young.

Pertemuan para menteri OPEC pada Kamis akan banyak menyaksikan gembong minyak Arab Saudi mendesak tingkat produksi yang ada untuk ditingkatkan, tampaknya akan menghadapi penentangan dari anggota lain termasuk Venezuela.
Dow Jones Newswires mengutip Menteri Perminyakan Venezuela Rafael Ramirez mengatakan bahwa "beberapa negara di Teluk telah kelebihan produksi. Kita akan membahas itu."

"Ini harus dikurangi ... Kami memperkirakan bahwa kita telah kelebihan produksi 3,0 juta barel per hari di atas pagu 30 juta barel per hari yang diputuskan pada Desember," Ramirez mengatakan.
Kartel beranggotakan 12-negara, yang menghasilkan sekitar sepertiga dari persediaan minyak mentah dunia meninggalkan prospek permintaan minyak dunia 2012 hampir tidak berubah pada Selasa, mengutip volatilitas harga dan tekanan pada ekonomi global.

Sumber : antara