Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Biang Kerok Krismon Asia, Hukuman untuk Dia adalah...

Monday, 11 June 2012, 10:24 WIB
Komentar : 1
ilo.org
Krisis Asia/ilustrasi
Krisis Asia/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Pengadilan di Thailand telah menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara atas diri seorang penasihat perbankan atas penyelewengan dana besar-besaran yang ikut menyebabkan ambruknya Bangkok Bank of Commerce di tahun 1997, salah satu kejadian yang memicu krisis keuangan di Asia.

Mantan bankir Rakesh Saxena dipenjarakan atas penyelewengan jutaan dolar, kasus yang membantu memicu krisis moneter atau krismon Asia. Setelah bank itu ambruk, ia kabur ke Kanada. Dari negara itulah, dia melawan perintah ekstradisi sampai 2009.

Pengadilan menyatakan Rakesh Saxena bersalah melakukan penipuan sekuritas yang ditaksir bernilai antara 60 sampai 80 juta dolar AS.

Saxena telah diperintahkan untuk membayar denda 31 ribu dolar AS dan mengembalikan lebih dari 34 juta dolar AS dana yang diselewengkan.
 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : radioaustralia
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...