Selasa, 11 Rajab 1434 / 21 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Presiden Ahmadinejad: Sikap Iran Sama dengan China

Jumat, 08 Juni 2012, 15:51 WIB
Komentar : 0
Vahid Salemi/AP
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mengatakan kalau Iran dan China memiliki sikap yang sama di sebagian besar isu regional dan internasional. Hal ini dikatakan di Beijing, Jumat (8/6).

Ahmadinejad juga menyebut hubungan Teheran-Beijing sebagai hubungan bersejarah, ramah dan konstruktif. "Ikatan Iran-China selalu didasarkan pada persahabatan dan memiliki kecenderungan meningkat," katanya.

Sayangnya, ada beberapa negara yang memberlakukan niat mereka sendiri pada orang lain untuk mencapai kepentingan mereka sendiri, katanya mengeluh.

Kerja sama Teheran-Beijing adalah sejalan dengan perdamaian dan keamanan dunia dan memberikan keadilan bagi semua bangsa, katanya. Dia mencatat bahwa Iran menganggap tidak ada batasan untuk memperluas hubungan dengan China.

Mengacu pada kesepakatan yang dibuat antara kedua negara untuk meningkatkan peringkat perdagangan menjadi 200 miliar dolar AS, Ahmadinejad mengatakan bahwa Iran sepenuhnya siap untuk membantu memenuhi target.

Presiden Jintao, pada bagiannya mengatakan, mengacu pada hubungan bilateral sejak lama dan bahwa negaranya akan senang melihat pelaksanaan kesepakatan-kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya.

"China menyambut mempromosikan hubungan dengan Iran di semua bidang," katanya.

Menggarisbawahi hak Iran untuk memiliki teknologi nuklir untuk kepentingan damai, ia juga mengatakan bahwa China menganggap perundingan-perundingan sebagai satu-satunya solusi untuk memecahkan masalah yang luar biasa mengenai masalah nuklir Iran. China menentang sanksi, tekanan dan ancaman terhadap Iran, kata Jintao.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
6.557 reads
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Malawi Bangun Universitas Islam Pertama
LILONGWE---Muslim Malawi tak lama lagi akan membuka Universitas Islam pertama di negara itu. Pembangunan kampus ini diharapkan dapat mempromosikan pendidikan modern dikalangan Muslim. Pembangunan...