Wednesday, 10 Sya'ban 1434 / 19 June 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ribuan Muslim Turki Berdoa Agar Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid

Sunday, 03 June 2012, 12:11 WIB
Komentar : 4
Mueseum Hagia Sophia di Turki
Mueseum Hagia Sophia di Turki

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL – Ribuan umat Islam di Turki melakukan doa bersama di luar museum sejarah Hagia Sophia, Sabtu (26/5), sebagai bentuk protes atas Undang Undang tahun 1934 tentang pelarangan ibadah formal di masjid dan gereja.

Acara doa bersama tersebut diselenggarakan Asosiasi Pemuda Anatolia. Mereka berdoa secara terpisah laki-laki dan perempuan menurut ajaran Islam.

Sebelum melakukan doa bersama, di depan museum diiringi dengan teriakan 'Allahu Akbar', mereka berorasi meminta agar Masjid Haghia Sophia kembali dibuka. Dalam aksi doa bersama tersebut, massa tidak memasuki museum yang menjadi tujuan wisata terkenal di Turki.

Ketua Asosiasi Pemuda Anatolia, Salih Turhan, mengatakan penutupan Masjid Haghia Sophia adalah penghinaan bagi umat Islam dan merupakan perlakuan buruk Barat. "Penutupan Masjid Hagia Sophia adalah sebuah penghinaan dan lambang perlakuan buruk Barat terhadap Islam," kata Turhan seperti dikutip Reuters Ahad (3/6).

Sementara itu, Organisasi Ortodoks Dunia, The Ecumenical Patriarchate, berharap Haghia Sophia tetap menjadi museum. "Kami ingin Haghia Sophia tetap menjadi museum sejalan dengan prinsip-prinsip Republik Turki," ujar juru bicara The Ecumenical Patriarchate, Pastor Dositheos Anagnostopulos.

Menurutnya jika Haghia Sophia kembali menjadi sebuah masjid, umat Kristen tidak akan bisa berdoa di sana, dan hal tersebut akan mengundang kekacauan.

Tahun 2010, 200 umat Ortodoks Yunani-Amerika membatalkan rencana mereka untuk berdoa di Hagia Sophia setelah pemerintah Turki mengancam akan memblokir mereka masuk ke negara itu dengan alasan keamanan.

Turki memberlakukan hukum sekuler yang melarang umat Islam dan juga Kristen beribadah secara formal selama 6 abad di museum yang merupakan gereja katedral terbesar di dunia sebelum Ottoman merubahnya menjadi masjid pada abad 15. Pengubahan Haghia Sophia menjadi museum sebagai jalan tengah untuk menghindari konflik sejarah.

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : Djibril Muhammad
7.274 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  kang dadang Friday, 13 July 2012, 19:54
jika masjid cordoba menjadi gereja maka hagia sophia harus menjadi masjid
  Ezio auditore Thursday, 5 July 2012, 16:56
gue udah pernah kesono tuh..dan menurut gue sebaiknya emang jadi museum. kenapa ?
karena pada awalnya hagia sophia adalah bangunan gereja, bukan mesjid. kalo serikat muslim anatolia menghendaki ini menjadi mesjid, gue rasa itu tindakan yang egois.
emang lebih cocok jadi museum..pas.adil.aman
  umu fafa Sunday, 3 June 2012, 14:18
Smoga Allah meridhoi perjuangan saudaraku di Turki, dan Al Fatih yang kedua akan kembali menjdkan kejayaan Islam
  karebet Sunday, 3 June 2012, 13:01
ya Allah, bukalah pintu hati orang2 yg tlah mendzolimi agamaMu. Amin.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Gerakan Dakwah Islam di Negeri Sombrero
MEXICO CITY--Populasi Muslim Meksiko terbilang paling sedikit diantara negara latin lainnya. Namun, semangat berislam Muslim Meksiko begitu luar biasa. Sejak pertengah...
Content x