Kamis, 6 Muharram 1436 / 30 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Barat Gagal Perkuat Posisi Israel!'

Sabtu, 02 Juni 2012, 07:33 WIB
Komentar : 2
Kelompok P5+1 dan Iran bakal melakukan pertemuan di Istanbul, Turki, Sabtu (14/4) guna membahas program nuklir Iran.
Kelompok P5+1 dan Iran bakal melakukan pertemuan di Istanbul, Turki, Sabtu (14/4) guna membahas program nuklir Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, Khatib shalat Jumat Teheran mengatakan bahwa upaya Barat untuk memperkuat rezim Zionis Israel  dengan cara mempersenjatai teroris di Suriah adalah usaha yang sia-sia.

 

Hujjatul Islam wal Muslimin Kazem Seddiqi pada khutbah Jumat kedua (1/6) di Teheran, ibu kota Iran, mengatakan, "Enam poin prakarsa perdamaian bagi Suriah yang diajukan oleh utusan khusus PBB dan Liga Arab, Kofi Annan membuat kemajuan yang baik, sampai akhirnya dunia Barat mulai mempersenjatai kelompok teroris di dalam negeri Arab itu guna mendukung Israel."

Khatib shalat Jumat Teheran menambahkan, mengingat bangsa-bangsa Muslim di kawasan tersebut adalah musuh Israel, maka mereka harus bersatu melawan tumor kanker ini.

Lebih lanjut ulama senior Iran tersebut menyinggung tentang perundingan terbaru antara Teheran dan Kelompok 5 +1 (Inggris, Prancis, Cina, Rusia, Amerika Serikat ditambah Jerman) di Baghdad dan mengatakan bahwa Iran tidak akan mundur dari posisinya meski semua tekanan dilancarkan oleh Barat. "Iran memiliki hak untuk memiliki teknologi nuklir bertujuan sipil," tegasnya.

Iran dan Kelompok 5 +1 telah berunding di Baghdad pada 23-24 Mei setelah putaran pembicaraan sebelumnya dilangsungkan di Istanbul, Turki pada pertengahan April.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan putaran pembicaraan di Moskow, ibu kota Rusia, pada 18-19 Juni.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Makna Sumpah Pemuda, Erick Yusuf: Ayo 'Action'
JAKARTA -- Tanggal 28 Oktober diperangati sebagai hari sumpah pemuda. Memaknai itu, Ustaz Erick Yusuf menilai pemuda Indonesia harus terus semangat dan bersatu. Erick...