Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Serang Iran Picu Bencana Seluruh Kawasan'

Jumat, 25 Mei 2012, 06:18 WIB
Komentar : 2
Iran - ilustrasi
Iran - ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Kelompok Kampanye Perlucutan Senjata Nuklir (CND) mengirim surat kepada Perdana Menteri Inggris David Cameron untuk mendapat jaminan bahwa London tidak akan terlibat dalam aksi militer ilegal terhadap Iran.

"Langkah itu adalah tanggapan terhadap panggilan pemerintah mengenai keterlibatan dalam aksi militer terhadap Iran," tulis CND dalam suratnya yang dilayangkan kepada Cameron baru-baru ini.

Anggota kabinet senior telah meminta rekomendasi dari Kejaksaan Agung mengenai berbagai pilihan tentang program energi nuklir Iran termasuk memberikan dukungan diplomatik terhadap Israel maupun menggunakan Royal Navy untuk mencegah aksi Teheran menutup Selat strategis Hormoz.

Namun, CND mengatakan telah mengirimkannya sendiri saran kepada pemerintah,  seraya mengungkapkan kekhawatiran tentang meningkatnya retorika militer London berkenaan masalah ini.

"Surat ini untuk mengingatkan Perdana Menteri bahwa tidak ada bukti konkret untuk mendukung kekhawatiran Barat [tentang program sipil nuklir Iran] dan intervensi militer maupun ancaman tidak jelas dan ilegal," tegas CND.

Sekretaris Jenderal CND Kate Hudson menyerukan penyelesaian konflik melalui negosiasi berdasarkan prinsip saling menghormati dan kesetaraan.

"Konsekuensi dari serangan militer terhadap Iran akan menjadi bencana tidak hanya untuk negara itu, tetapi untuk kawasan secara keseluruhan. Prinsip dialog dan diplomasi atas dasar kesetaraan dan saling menghormati merupakan satu-satunya solusi,'' kata Hudson.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...