Thursday, 11 Sya'ban 1434 / 20 June 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Serang Iran Picu Bencana Seluruh Kawasan'

Friday, 25 May 2012, 06:18 WIB
Komentar : 0
Iran - ilustrasi
Iran - ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Kelompok Kampanye Perlucutan Senjata Nuklir (CND) mengirim surat kepada Perdana Menteri Inggris David Cameron untuk mendapat jaminan bahwa London tidak akan terlibat dalam aksi militer ilegal terhadap Iran.

"Langkah itu adalah tanggapan terhadap panggilan pemerintah mengenai keterlibatan dalam aksi militer terhadap Iran," tulis CND dalam suratnya yang dilayangkan kepada Cameron baru-baru ini.

Anggota kabinet senior telah meminta rekomendasi dari Kejaksaan Agung mengenai berbagai pilihan tentang program energi nuklir Iran termasuk memberikan dukungan diplomatik terhadap Israel maupun menggunakan Royal Navy untuk mencegah aksi Teheran menutup Selat strategis Hormoz.

Namun, CND mengatakan telah mengirimkannya sendiri saran kepada pemerintah,  seraya mengungkapkan kekhawatiran tentang meningkatnya retorika militer London berkenaan masalah ini.

"Surat ini untuk mengingatkan Perdana Menteri bahwa tidak ada bukti konkret untuk mendukung kekhawatiran Barat [tentang program sipil nuklir Iran] dan intervensi militer maupun ancaman tidak jelas dan ilegal," tegas CND.

Sekretaris Jenderal CND Kate Hudson menyerukan penyelesaian konflik melalui negosiasi berdasarkan prinsip saling menghormati dan kesetaraan.

"Konsekuensi dari serangan militer terhadap Iran akan menjadi bencana tidak hanya untuk negara itu, tetapi untuk kawasan secara keseluruhan. Prinsip dialog dan diplomasi atas dasar kesetaraan dan saling menghormati merupakan satu-satunya solusi,'' kata Hudson.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
5.015 reads
Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya(HR. Bukhari no. 1421)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Ariel Aaron Smith Friday, 25 May 2012, 19:11
Inggris ya di linggis aja...
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Gerakan Dakwah Islam di Negeri Sombrero
MEXICO CITY--Populasi Muslim Meksiko terbilang paling sedikit diantara negara latin lainnya. Namun, semangat berislam Muslim Meksiko begitu luar biasa. Sejak pertengah...
Content x