Rabu, 1 Zulqaidah 1435 / 27 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Harga Minyak Dunia Jatuh di Bawah 90 Dolar

Kamis, 24 Mei 2012, 07:05 WIB
Komentar : -1
Reuters
Harga minyak dunia
Harga minyak dunia

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK - Harga minyak merosot pada Rabu (Kamis pagi WIB), jatuh ke terendah enam bulan di bawah 90 dolar AS di New York, karena dolar menguat di tengah ketegangan utang zona euro.

"Harga minyak mentah jatuh hari ini karena dolar AS melonjak," kata David Morrison, penyiasat senior di grup perdagangan GFT Markets, lapor AFP.

"Investor mencari greenback (dolar AS) yang relatif aman karena meningkatnya kekhawatiran atas prospek zona euro."

Karena euro menukik ke titik terendah 22-bulan, kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun 1,95 dolar AS menjadi ditutup pada 89,90 dolar AS per barel -- tingkat terendah sejak Oktober.

Investor menghindari aset berisiko sebelum pertemuan puncak informal Uni Eropa dan setelah mantan perdana menteri Yunani memperingatkan bahwa Athena akan meninggalkan zona euro.

Harga minyak juga jatuh karena berkurangnya ketegangan atas ambisi nuklir produsen minyak mentah utama Iran, kata para pedagang.

Kekuatan dunia menekan Iran untuk menimbang kembali program nuklirnya pada Rabu, menawarkan sejumlah insentif baru yang bagaimanapun akan mengurangi sanksi yang dicari oleh Teheran

Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jakarta Butuh Ketahanan Air
JAKARTA -- Air baku di Jakarta semakin tak berimbang dengan kebutuhan masyarakatnya. Herawati Prasetyo, Wakil Presiden Direktur Palyja mengatakan Rabu (27/8), selama ini...