Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Rusia: Nuklir Hak Iran, Jangan Dihalangi

Selasa, 15 Mei 2012, 05:48 WIB
Komentar : 0
AP
Fasilitas nuklir Natanz di Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, Duta Besar Rusia untuk Iran, Levan Dzhagaryan menyatakan, ketegangan mengenai program energi nuklir Iran bukan masalah dalam perundingan mendatang antara Iran dan kelompok 5+1 di Irak .

 

Dalam wawancara eksklusif dengan Fars News Agency Ahad (13/5), Dzhagaryan menekankan bahwa Teheran memiliki hak mutlak untuk menggunakan energi nuklir untuk tujuan damai, dan tidak ada yang dapat menghalanginya.

"Rusia berharap bahwa kedua belah pihak akan mencapai pemahaman di Baghdad, dan bergerak menuju penyelesaian atas kekhawatiran tentang program energi nuklir Iran dan membangun kepercayaan bersama, "tegasnya.

Putaran terakhir perundingan antara Iran dan  kelompok 5+1 digelar di kota Istanbul Turki pada 14 April lalu. Kedua belah pihak menilai pembicaraan konstruktif dan sepakat untuk mengadakan putaran berikutnya di Baghdad pada 23 Mei 2012 mendatang.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
10.024 reads
Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim(QS Ali Imran 3)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Liida Selasa, 15 Mei 2012, 20:07
kenapa AS harus takut sama nuklir iran? mereka punya senjata yang lebih berbahaya, HAARP
  Hasan Selasa, 15 Mei 2012, 18:25
Amerika dan negara Barat sudah jelas-jelas tidak demokratis kok masih saja dijadikan panutan ???
  ismail yari Selasa, 15 Mei 2012, 11:22
cukup sudah,,
ya Allah hancurkan amerika danb sekutunya, yang memporak porandakan negara islam.
  sumargawan Selasa, 15 Mei 2012, 09:07
Kenapa masalah nuklir Iran untuk perdamaian dipermasaalahkan, sementara yang jelas nuklirnya Israel tidak dikutik-kutik?
  Jojo Selasa, 15 Mei 2012, 08:13
AS oh AS kelakuanmu sangat tidak demokratis walau mengaku negara demokratis
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda