Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Survei: Mayoritas Muslim Berpandangan Negatif pada Al-Qaidah

Jumat, 11 Mei 2012, 10:41 WIB
Komentar : 0
AP
Seorang warga Pakistan melintas di depan bekas tempat tinggal pimpinan Al-Qaidah, Usamah bin Ladin, di Abbottabad, Pakistan.
Seorang warga Pakistan melintas di depan bekas tempat tinggal pimpinan Al-Qaidah, Usamah bin Ladin, di Abbottabad, Pakistan.

REPUBLIKA.CO.ID, Satu survei pendapat mengungkapkan, mayoritas umat Islam di Lebanon, Yordania, Turki, Mesir, dan Pakistan tak sependapat dengan apa yang selama ini dilakukan jaringan Al-Qaidah. Dari hasil survei rata-rata lebih dari 50 persen muslim di negara-negara tersebut berpandangan negatif pada Al-Qaidah.

Sebelumnya Pew Research Center melalui wawancara tatap muka, melakukan interview jajak pendapat pada 4.500 orang muslim dewasa di kelima negara tersebut. Jajak pendapat yang berlangsung mulai 13 Maret hingga 19 April diumumkan hasilnya pada Senin, (7/5) lalu, seperti dilaporkan Press TV.

Dari hasil jajak pendapat menunjukkan 98 persen muslim di Lebanon berpendapat kurang baik mengenai Al-Qaidah. Sementara 77 persen muslim Yordania, 73 persen muslim Turki, dan 71 persen muslim Mesir juga menyampaikan pandangan negatifnya mengenai kelompok tersebut. Jumlah paling kecil terdapat di Pakistan, hanya 55 persen muslim di Pakistan yang berpendapat negatif mengenai kelompok yang sama.

Selama ini Al-Qaidah merupakan organisasi semimiliter yang bertujuan untuk mengurangi pengaruh asing pada Islam. Kerasnya tindakan jaringan ini membuatnya digolongkan sebagai organisasi teroris internasional oleh Amerika Serikat dan Negara Barat.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Dewi Mardiani
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  julian miyazawa Jumat, 11 Mei 2012, 10:55
bukan negatif melainkan "TAKUT" akan stigma negatif oleh USA dan sekutunya, negatif karena mereka takut akan siksaan budak-budak USA, USA telah menjajah, membantai jutaaan umat Islam dengan dalih melawan Teroris, masih adakah diantara umat Muslim yg memandang positif?? perlu dicek keimananannya !!

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...