Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Seorang pengunjung berjalan di jembatan yang menghubungkan pohon-pohon raksasa

  • Seorang pengunjung berjalan di jembatan yang menghubungkan pohon-pohon raksasa

  • Seorang pekerja proyek berjalan di depan pohon-pohon raksasa

  • Pohon-pohon raksasa

  • Para pengunjung berjalan menyusuri jembatan gantung menikmati pemandangan taman Vertikal yang memiliki pohon dengan ketinggian antara 25 sampai dengan 50 meter dekat lokasi pusat bisnis di Singapura, Senin (30/4). (Wong Maye-E/AP)

  • Seorang pengunjung tengah memotret pemandangan taman Vertikal yang memiliki pohon dengan ketinggian antara 25 sampai dengan 50 meter dekat lokasi pusat bisnis di Singapura, Senin (30/4). (Wong Maye-E/AP)

In Picture: Inilah Taman Kota Masa Depan di Negeri Singa

Senin, 30 April 2012, 18:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Ambisi Singapura untuk memiliki taman terbesar di dunia dan mewujudkan "Botanical Capital of the World" dalam waktu tidak lama lagi akan terwujud. Menurut rencana, proyek Gardens by the Bay akan dibuka untuk umum bulan Juni mendatang.Proyek pembangunan taman yang luasnya sekitar 153,78 hektar itu menghabiskan biaya sebesar US$795 juta atau setara dengan Rp7,26 triliun.Uniknya taman itu terdiri dari pohon-pohon raksasa (meski terbuat dari beton dan baja) yang menjulang setinggi 50 meter ke atas langit dengan berat ratusan ton.Selain untuk memperindah kota, juga berfungsi memberikan energi alternatif seperti solar sun generator ataupun sebagai tadah air hujan untuk pengairan.




 

Redaktur : Mohamad Amin Madani
3.312 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda