Tuesday, 2 Syawwal 1435 / 29 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Nasib' Pangkalan Militer AS di Okinawa akan Diputuskan Jumat Ini

Friday, 27 April 2012, 11:40 WIB
Komentar : -1
Pangkalan Militer AS di Okinawa, Jepang
Pangkalan Militer AS di Okinawa, Jepang

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Amerika Serikat dan Jepang akan segera mengumumkan perjanjian yang bertujuan untuk memecahkan kebuntuan panjang mengenai pangkalan militer di Okinawa. Hal itu disampaikan asisten menlu untuk Asia Timur, Kurt Campbell, Kamis (26/4).

Pejabat senior AS ini mengatakan kedua negara akan menyiarkan "terobosan" dan kesepakatan yang "sangat spesifik" pada Jumat (27/4). "Ini untuk mengakhiri kebuntuan panjang di Okinawa," kata Campbell di Pusat Studi Strategis dan Internasional, satu kelompok pemikir di Washington.

Campbell mengatakan kesepakatan itu akan "sangat spesifik" mengenai jumlah pasukan dan dikembalikannya tanah di Okinawa, dimana terjadi ketegangan lama dengan AS karena kehadiran pasukan militer dalam jumlah besar.

Kesepakatan itu terjadi tepat sebelum Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda melakukan pertemuan puncak pada Senin dengan Presiden Barack Obama di Washington.

Tiga senator terkemuka Amerika Serikat sebelumnya menyatakan keberatan atas penundaan kesepakatan pangkalan itu, dan mengatakan adanya bagian yang tidak jelas pada pembiayaan, tetapi Campbell mengatakan ia percaya keprihatinan mereka telah ditangani.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara/AFP
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berlebaran di Wilayah Konflik
WASHINGTON -- Hari Raya Idul Fitri adalah hari kebahagian bagi umat Islam setelah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Namun tahun ini tidak...