Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Artis India, Meenakshi Thapar tewas Dicekik Penculik

Rabu, 25 April 2012, 16:40 WIB
Komentar : 0
globalgrind.com
Meenakshi Thapar
Meenakshi Thapar

REPUBLIKA.CO.ID, -- Seorang aktris papan atas India, Meenakshi Thapar, tewas mengenaskan ditangan penculik. Peristiwa naas aktris yang membintangi film horor "404" tersebut terjadi sepulangnya Thapar dari lokasi syuting.

Seperti dilansir dari Kantor berita Harian Syarkul Awsath, Thapar diculik beberapa orang penculik yang meminta uang tebusan dari keluarga Thapar. Penculik tersebut diduga tergiur dengan kekayaan Thapar setelah ia bercerita tentang kekayaan keluarganya yang memiliki sebuah real estate di Kota Dehra Dun.

Para penculik memancing Thapar untuk datang ke Gorakhpur, sebuah kota di perbatasan antara India - Nepal. Sesampainya Thapar disana, ia langsung disekap. Para penculik kemudian menghubungi keluarga Thapar dan menuntut sejumlah uang tebusan pembebasan Thapar. Para penculik juga mengancam orang tua Thapar putrinya akan dipaksa memainkan adegan vulgar jika permintaan mereka tidak dituruti.

Uang tebusan yang diminta penculik sejumlah 60 ribu rupee.

Mendapat tanggapan tidak baik dari keluarga Thapar, para penculik nekat mencekik Thapar. Tidak hanya itu, berselang beberapa waktu, para penculik juga nekat memenggal kepala Thapar.

Jasad Thapar ditemukan polisi India didekat sebuah tangki air di daerah Mumbai. Lokasi tersebut dilacak pihak kepolisian India melalui sinyal ponsel Thapar.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Hazliansyah
Sumber : sabq/syarkul awsath
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar