Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wanita Swiss Diculik Kelompok Bersenjata Mali

Monday, 16 April 2012, 21:15 WIB
Komentar : 0
www.karimatafm.com
Korban penculikan (ilustrasi)
Korban penculikan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BAMAKO -- Seorang wanita Swiss diculik di kota Timbuktu, Mali, Ahad (15/4). Wilayah bagian utara Mali itu kini dikendalikan oleh para militansi.

"Beatrice, seorangan warga negara Swiss, diculik Minggu ini di Timbuktu oleh kelompok bersenjata," kata pejabat lokal, Mohamed Ould Hassen.

Sementara, seorang waga mengaku melihat enam orang pria bersenjata membawa Beatrice pergi pada Ahad ini. Sumber itu menggambarkan Beatrice sebagai seorang aktivis berusia 40 tahunan. Dia sangat aktif di masyarakat dan telah tinggal bertahun-tahun di kota itu.

Dia termasuk satu dari sejumlah warga Barat yang masih tinggal di kota Timbuktu. Beatrice menolak pindah setelah gerakan Islam Ansar Dine dengan bantuan al Qaidah di Maghreb Islam (AQIM) mengambil alih kendali kota pada 1 April.

AQIM, yang bermarkas di utara Mali, beroperasi di sejumlah negara di kawasan. Kelompok itu dituding telah menculik sejumlah warga negara Eropa di masa lalu.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/AFP
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...