Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pasokan Minyak Dunia Cukup, Obama Ancam Iran dengan Sanksi Baru

Sabtu, 31 Maret 2012, 17:55 WIB
Komentar : 0
reuters
Obama dalam KTT Keamanan Nuklir di Korea Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Barack Obama berjanji untuk menjatuhkan sanksi lebih tegas terhadap Iran. Obama mengungkapkan, saat ini pasokan dan ketersediaan minyak di pasar dunia tergolong cukup, untuk itu pihaknya meminta agar negara-negara lain segera mengurangi impor minyak dari Iran.
 
Obama menegaskan meningkatnya produksi minyak oleh beberapa negara produsen serta "adanya cadangan strategis" menjadi jalan untuk terus menekan Iran dengan sanksi baru.

"Saya akan terus memantau situasi ini untuk menjamin bahwa pasar dapat mengakomodasi pengurangan pembelian minyak bumi dan produk minyak dari Iran," ujar Obama dalam sebuah pernyataan.

Washington terus berupaya untuk menekan Iran dengan sanksi baru agar negara Para Mullah itu menghentikan program nuklirnya. Barat menuding Iran tengah mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklirnya.

Namun, Iran menepis tudingan Barat itu. Iran menegaskan hanya mengembangkan program nuklir untuk tujuan damai. Teheran menyatakan sebagai anggota IAEA berhak mengembangkan nuklir untuk tujuan damai.

Reporter : Rachmita Virdani
Redaktur : Heri Ruslan
4.568 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda