Wednesday, 26 Ramadhan 1435 / 23 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

12 ABK Indonesia yang Dikabarkan Tenggelam di Jepang dalam Kondisi Baik

Monday, 26 March 2012, 20:23 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Michael Tene, mengatakan, 12 ABK dalam kapal ferry yang dikabarkan tenggelam di Jepang kini dalam keadaan baik.
“Saat ini, kondisi  10 ABK, satu kapten dan satu mualim Ferry Massadena dalam keadaan baik,”katanya melalu pesan singkat kepada Republika, Senin (26/3).

Menurut Tene, kapal tersebut hanya kemasukan air karena ombak besar di Pulau Yakushima Jepang Selatan. Namun demikian, kapal dalam kondisi baik dan tidak bocor.

Para ABK, kata Tene, dibawa ke daratan dengan kapal Coast Guard milik petugas pengawas lautan Jepang.. “Kapten dan mualim masih berada di dalam kapal ferry tersebut dan kondisinya baik,” jelas Tene. Hingga saat ini, lanjutnya, ferry tersebut masih dalam proses evakuasi dan ditarik dari perairan.

Kapal ferry milik PT Jembatan Laut itu baru dibeli dari Jepang, dan akan digunakan di Indonesia. Kapal yang bernama Masadena itu berlayar dari Pulau Kagoshima menuju ke Indonesia, tetapi di jarak sekitar 1 mil dari daratan, kapal tersebut terkena gelombang besar.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, petugas penjaga pantai Jepang menerima panggilan darurat pada Senin (26/3). "Kami menerima sebuah panggilan minta tolong dari radio," kata petugas penjaga pantai Jepang.

Petugas perairan Jepang yang tak disebut namanya mengatakan sebelum tenggelam, komunikasi dengan kapal sempat terganggu. Dia menambahkan kapal sekarang berada di dekat Pulau Yakushima. Lokasi kejadian berada di jarak 1.000 km dari ibukota Jepang, Tokyo.
 


Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Heri Ruslan
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...