Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Obama Desak Korut Batal Luncurkan Satelit

Senin, 26 Maret 2012, 12:53 WIB
Komentar : 0
CBSNews.com
Presiden AS Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, telah mendesak Pyongyang, Korea Utara (Korut) untuk tidak melakukan peluncuran satelit yang direncanakan. Hal ini diungkapkan Obama Selama konferensi pers, di Seoul, Korea Selatan (Korsel).

“Soal masalah nuklir Korea Utara, kita harus menekan Pyongyang untuk meninggalkan rencananya untuk meluncurkan satelit roket bulan depan,” kata Obama, dikutip Press TV, Ahad (25/3). Obama menyampaikan hal itu terkait dengan pengumuman Pyongyang pekan lalu tentang rencana Korea Utara untuk melakukan peluncuran satelit pada April.

Presiden AS juga mengatakan, langkah tersebut tidak hanya bisa membahayakan upaya perlucutan senjata, tetapi juga dapat memicu dikeluarkannya sanksi yang lebih ketat terhadap Korea Utara. Namun, Pyongyang mengatakan, peluncuran satelit itu adalah program ruang angkasa yang sah dan damai. Negara itu telah mengundang pakar ruang angkasa internasional dan wartawan untuk menyaksikan peluncuran tersebut.

Reporter : Aghia Khumaesi
Redaktur : Dewi Mardiani
1.063 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Lita Senin, 26 Maret 2012, 13:12
Obama sang pewaris Bush,sama2 budak Zionist. Pastinya ga seneng lihat negara lain berkembang,apalg kalo ga pro Israel. Kalau saja mayoritas penduduk Korut beragama Islam,pasti Obama sudah mengusulkan perang.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda