Thursday, 6 Muharram 1436 / 30 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rusia: Jika Serang Iran, Siap-siap Hadapi Konsekuensi Tragis

Thursday, 22 March 2012, 06:44 WIB
Komentar : 0
humanright
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyatakan bahwa kemungkinan serangan terhadap Iran atas program energi nuklirnya akan menimbulkan konsekuensi tragis karena dapat menimbulkan persaingan senjata di kawasan Timur Tengah.

Lavrov menegaskan, "CIA dan pejabat AS lainnya mengaku bahwa mereka sekarang tidak memiliki informasi soal kepemimpinan Iran mengambil keputusan politik untuk memproduksi senjata nuklir .... Tapi saya hampir pasti bahwa keputusan seperti itu akan diambil setelah (ada) serangan ke Iran."

Lavrov menyatakan bahwa jika serangan nyata terjadi maka hal itu, "... akan membuat banyak negara dunia ketiga untuk merenung dan menyadari bahwa jika Anda memiliki bom nuklir, maka tidak ada yang akan mengganggu Anda."

Dalam beberapa bulan terakhir, AS dan Israel meningkatkan retorika perang terhadap Iran, dengan mengklaim adanya penyimpangan dalam program energi nuklir Republik Islam ke arah militer.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Makna Sumpah Pemuda, Erick Yusuf: Ayo 'Action'
JAKARTA -- Tanggal 28 Oktober diperangati sebagai hari sumpah pemuda. Memaknai itu, Ustaz Erick Yusuf menilai pemuda Indonesia harus terus semangat dan bersatu. Erick...