Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Arab Saudi akan Pasok Senjata untuk Oposisi Suriah

Minggu, 18 Maret 2012, 14:29 WIB
Komentar : 1
AP
Pasukan pemberontak Suriah berjalan di sebuah kawasan di Idlib, Suriah, Kamis (9/2).
Pasukan pemberontak Suriah berjalan di sebuah kawasan di Idlib, Suriah, Kamis (9/2).

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS — Arab Saudi dikabarkan memberikan persenjataan militer kepada oposisi Suriah melalui Yordania, Sabtu (17/3). Upaya ini dilakukan untuk menghentikan pertumpahan darah oleh rezim Presiden Bashar al-Assad. 

"Peralatan militer Saudi sedang dikirim melalui Yordania untuk mempersenjatai Tentara Pembebasan Suriah (FSA). Ini adalah inisiatif untuk menghentikan pembantaian di Suriah," kata seorang diplomat Arab kepada AFP. Rincian pemberian senjata, kata diplomat tersebut, akan diberikan secepatnya.

Pengumuman terjadi setelah negara-negara Teluk menutup kedutaan mereka di Suriah. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Arab Saudi. Begitupula Yordania yang tegas menolak laporan tersebut.

Untuk diketahui, Yordania berbatasan dengan utara Suriah dan terjadi 65 persen transit perdagangan diantara keduanya. Adapun sekitar 80 ribu orang Suriah diperkirakan ke Arab Saudi sejak maret 2011. Arab Saudi telah mengambil sikap dengan mengusir utusan Suriah dari Arab Saudi.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Saud Al Faisal membela oposisi Suriah dan mengatakan akan mempersenjatai kelompok tersebut. “Hak rakyat Suriah untuk mempersenjatai dan membela diri,”katanya. Raja Abdullah juga pernah menyeru langkah penting yang harus diambil terhadap rezim Suriah dan memperingatkan akan terjadinya sebuah bencana kemanusiaan.

Rencana itu juga menuai kritik dari Suriah. Menteri Informasi Suriah, Adnan Mahmud, mengatakan Arab Saudi adalah pendukung gerakan geng teroris bersenjata di negaranya. Mereka harus bertanggung jawab atas pertumpahan darah yang dihasilkan. “Beberapa negara mendukung geng terori. Arab Saudi dan Qatar adalah kaki tangan terorisme yang menargetkan orang Suriah,”katanya.

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Reuters
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  lar ming Kamis, 20 Desember 2012, 14:53
pasok senjata untuk pemberontak suriah. arab saudi antek israel
  aiman Minggu, 1 Juli 2012, 00:31
arab saudi adalah boneka as,dan tentu aja secara tak langsung tak langsung berteman dengan israel,sama kayak indonesia.
  yuldi Selasa, 19 Juni 2012, 17:28
semoga allah membantu kaum muslim yang tertindas di suriah
  saye Kamis, 29 Maret 2012, 22:01
Semoga bukan hanya arab saudi yang memberikan bantuan yang nyata untuk negara suriah, yang teroris itu Tentara Bashar Asad laknatullah.
  vincent Rabu, 21 Maret 2012, 09:13
arab saudi itu antek dan budaknya amerika. lihat apa yg telah dilakukan amerika di irak, afghanistan, libya. jangan terkecoh sama propaganda amerika dan kacung2nya..

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...