Rabu, 12 Jumadil Akhir 1436 / 01 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Iran Siap Ekspor Teknologi Militer ke Negara Sahabat

Minggu, 18 Maret 2012, 09:51 WIB
Komentar : 1
irib
Pesawat Tempur Iran
Pesawat Tempur Iran

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pejabat militer Iran, Brigadir Jenderal Hossein Valivand, mengkonfirmasikan kesiapan Republik Islam mengekspor teknologi militernya kepada negara sahabat dan sekutunya. Dalam wawancaranya dengan IRNA, Valivand menyebutkan Iran siap transfer teknologi militer.

"Salah satu prestasi terbesar dan paling penting Fakultas Komando Militer dan Staf Umum Iran (DAFOS AJA) adalah ilmu militer dan taktis di dalam negeri Iran," kata Valivand.

DAFOS saat ini fokus mengubah studinya dari teks-teks Barat beralih ke materi lokal. Kurikulum Fakultas DAFOS disusun berdasarkan pengalaman dari perang delapan tahun Iran melawan agresi rezim Baath Irak. Berbagai operasi militer di wilayah selama tiga dekade terakhir juga menjadi bahan rujukan kurikulum.

Dalam beberapa tahun terakhir, klaim Valivand, Iran telah mencapai prestasi besar di bidang pertahanan. Bahkan, Iran meraih swasembada dalam produksi perangkat keras militer penting dan sistem pertahanan.

Meski demikian, Republik Islam berulang kali menekankan kepada semua pihak bahwa kekuatan militernya bukan merupakan ancaman bagi negara-negara lain. Hal ini mengingat doktrin pertahanan Republik Islam Iran berdasarkan pada asas pencegahan.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : www.irib.ir
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Program Santri Bela Negara Diharapkan Tepis Pandangan Negatif
JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hidayat Nur Wahid kedatangan delegasi  Pesantren Darunnajah di ruang kerjanya, Rabu (1/4). Kedatangan tersebut bermaksud...