Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Helikopter Jatuh, Belasan Tentara NATO Tewas

Saturday, 17 March 2012, 07:45 WIB
Komentar : 0
Photostock
Helikopter, ilustrasi
Helikopter, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL--- Sekitar 12 tentara anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO tewas pada saat helikopter jatuh di Kabul pada Jumat (16/3). Hali ini diungkapkan aliansi mengonfirmasi dalam satu pernyataan yang disiarkan di Kabul. ''Dua belas anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional tewas setelah terjadi kecelakaan helikopter di Provinsi Kabul hari ini," tambah pernyataan itu.

Penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki, namun laporan awal menunjukkan tidak ada aktivitas musuh di daerah itu pada saat kecelakaan terjadi, kata pernyataan tersebut menekankan.

Namun, pernyataan tidak mengidentifikasi kebangsaan para korban, dan mengatakan itu adalah kebijakan ISAF untuk menyerahkan prosedur identifikasi korban kepada otoritas nasional yang relevan.

Kecelakaan itu, menurut seorang pejabat Afghanistan yang menolak menyebutkan namanya, terjadi di Kabupaten Bagrami 10 kilometer sebelah timur ibu kota Afghanistan Kabul pada pukul 10.45 waktu setempat. Sepuluh korban di antaranya adalah warga Turki.

Seorang saksi mata, yaitu Tamim di lokasi kejadian mengatakan, helikopter pertama menghantam satu rumah di perumahan Kabupaten Bagrami dan kemudian terbakar menewaskan dan mencederai beberapa orang.

Lebih dari 1.700 prajurit Turki telah ditempatkan di Afghanistan dalam kerangka pimpinan ISAF dipimpin NATO untuk membantu menstabilkan keamanan di negara dilanda konflik itu.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...