Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Rusia Ingin Lebih Dekat dengan Indonesia'

Jumat, 02 Maret 2012, 15:05 WIB
Komentar : 5
Rusia-Indonesia
Rusia-Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Rusia menyatakan ingin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di bidang perdagangan, ekonomi dan investasi setelah pada Selasa (28/2) lalu menyelenggarakan Forum Peningkatan Minat Investasi atau 'Russia-Indonesia Business Forum'.

Dalam siaran pers yang diterima oleh ANTARA, Jumat (2/3), Wakil Direktur Departemen Asia dan Afrika Kementerian Perkembangan Perekonomian Federasi Rusia, Evgeniy Popov, dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov menjelaskan tentang kondisi terkini dan prospek hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia.

Ivanov dan Popov juga menekankan pada kerja sama di bidang-bidang utama serta menggaris bawahi peran penting dari kalangan bisnis Rusia dan Indonesia dalam meningkatkan hubungan dibidang perdagangan, ekonomi dan investasi.

Dalam forum tersebut, juga memberi kesempatan kepada para pengusaha Rusia dan Indonesia untuk menjalin kontak langsung dan menentukan bidang kerjasama praktis diantara kedua negara.

Di sela-sela forum tersebut perusahaan asal Rusia, JSC Polet Airlines, Kamar dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan perusahaan asal Jerman SpaceTech GmbH, juga telah melakukan penandatanganan memorandum trilateral tentang kerjasama proyek 'Air Launch' di pulau Biak.

Dalam forum tersebut, delegasi Rusia dipimpin oleh Evgeniy Popov, sementara delegasi bisnis Rusia antara lain perwakilan dari Dewan Bisnis Kerjasama dengan Indonesia, pusat inovasi 'Skolkovo,' perusahaan logam 'Norilsk Nickel' dan 'Severstal,' perseroan 'Digital Empire'

(teknologi pembekuan pangan), grup perusahaan 'Smart Logistic' (angkutan udara), perseroan JSC 'Polet Airlines,' perusahaan negara 'Rostekhnologii,' perusahaan Kalimantan Rail dan lain-lain.

Forum tersebut terselenggara atas kerja sama dari Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, Perwakilan Perdagangan Rusia di Jakarta serta Kementerian Koordinator di Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian dan Kadin Indonesia.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar