Rancang Pesawat Siluman dan Tempur Baru, Iran Produksi Mesin Turbofan

Minggu, 26 Pebruari 2012, 12:14 WIB
irib
Rancang Pesawat Siluman dan Tempur Baru, Iran Produksi Mesin Turbofan
Pesawat Tempur Iran

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN -- Iran mengumumkan sedang memproduksi mesin turbofan kecil yang digunakan dalam berbagai jenis Unmanned Aerial Vehicles (UAV). "Kini, kita sedang membuat mesin turbofan untuk berbagai UAV," kata Brigadir Jenderal Abdolkarim Banitarafi, Jumat (24/2).

"Tehran juga mengambil langkah besar untuk membuat turbofan besar," tegasnya.

Deputi Kepala Industri Penerbangan Angkatan Bersenjata Iran (IAIO) mengatakan keberhasilan produksi mesin turbofan merupakan langkah signifikan ke arah produksi drone pintar. Iran meluncurkan mesin turbofan pertama di sebuah pameran yang menampilkan kemampuan pertahanan Republik Islam.

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengumumkan bahwa Republik Islam tengah menjalankan sejumlah proyek rancang bangun pesawat siluman canggih baru, dan pesawat tempur.

Dia mencatat bahwa Iran membuat langkah besar dalam industri penerbangan melalui desain dan produksi jet tempur Saeqeh, yang telah bergabung dalam armada angkatan udara negara itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran berhasil mengukir prestasi besar di bidang pertahanan dan meraih kemandirian di bidang perangkat keras militer penting dan sistem pertahanan.

Iran berulangkali meyakinkan negara-negara lain, terutama tetangga regional bahwa doktrin pertahanannya semata-mata didasarkan pada pencegahan, dan kekuatan militer Teheran tidak menimbulkan ancaman bagi pihak lain.

 

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: irib
Ibnu Abbas r.a. berkata, "Nabi thawaf (di Baitullah ) pada waktu haji wada' di atas unta (beliau. Setiap kali tiba di Rukun ), beliau menyentuh rukun (dalam satu riwayat: berisyarat kepadanya) dengan tongkat yang melengkung pangkalnya (yang ada pada beliau, dan beliau bertakbir )."(HR Bukhari)
unclesam, Minggu, 26 Pebruari 2012, 14:54

So many country who depen on US and West wiLl never become " negara maju " just stay @ development country and rich country will never becomes "negara maju " , stay away from US and West ..

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...