Ikhwanul Muslimin : Permintaan Maaf Obama tak Cukup

Minggu, 26 Pebruari 2012, 09:24 WIB
muslimmedianetwork
Ikhwanul Muslimin : Permintaan Maaf Obama tak Cukup
Pemimpin Ikhwanul Muslimin Yordania Syeikh Hammam Said (Kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Pemimpin Ikhwanul Muslimin Jordania mengkritik sikap Presiden Amerika Serikat yang hanya mengucapkan permintaan maaf atas penistaan terhadap kesucian al-Quran yang dilakukan tentaranya di Afghanistan, dan menuntut agar pelaku aksi keji itu diserahkan ke pengadilan pidana internasional.
 
Mehr News (25/2) melaporkan, Syeikh Hammam Said mengatakan, "Para pelaku penistaan terhadap al-Quran di pangkalan militer di Afghanistan, harus diserahkan ke pengadilan pidana internasional."
 
Ditambahkannya bahwa aksi penistaan tersebut merupakan lanjutan dari perang-perang salib terhadap umat Islam dan pemerintah Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas aksi keji personil militernya di hadapan umat Islam dan kitab suci mereka."
 
Hammam menekankan, "Permintaan maaf dingin Barack Obama tidak berguna dan satu-satunya solusi adalah penyerahan para pelaku aksi itu kepada pengadilan pidana internasional atau menjatuhkan hukuman berat bagi mereka."
 
Selain itu, pemimpin Ikhwanul Muslimin Yordania mengatakan, "Amerika Serikat harus segera meninggalkan Afghanistan dan menghentikan penjajahannya, dan mengingat aksi penistaan tersebut, tidak ada masa depan cerah yang menanti militer Amerika Serikat di Afghanistan."
 
Seraya memperingatkan soal boikot produk Amerika Serikat atas aksi penistaan tersebut, Syeikh Hammam mengatakan, "Amerika Serikat harus benar-benar menganggap serius masalah ini agar tidak menyepelekan umat Islam."

Redaktur: Hafidz Muftisany
Sumber: IRIB
"Sesunggguhnya Shafa dan Marwah itu termasuk syiar-syiar Allah, maka barangsiapa yang berhaji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa atasnya untuk bersa'i pada keduanya." (HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...