Amerika Serikat Tingkatkan Kekuatan Militer di Selat Hormuz

Sabtu, 25 Pebruari 2012, 23:18 WIB
Amerika Serikat Tingkatkan Kekuatan Militer di Selat Hormuz
Ancaman perang AS melawan Iran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat terus meningkatkan kekuatan maritim dan darat di sekitar Selat Hormuz. Pentagon melakukan langkah itu karena melihat banyak kekurangan dalam kemampuan militernya jika terjadi konfrontasi dengan Iran.

Menurut laporan Wall Street Journal edisi Sabtu (25/2), Pentagon mengajukan permohonan kepada Kongres pada 7 Februari atas nama Komando Pusat, menuntut anggaran 100 juta dolar, yang akan dialokasikan untuk jangka pendek di Teluk Persia.

Berdasarkan permintaan tersebut, militer AS berencana untuk meningkatkan kemampuan pengawasan dan memodifikasi dengan cepat sistem senjata di kapal-kapal perang di Selat Hormuz.

Kepala Komando Pusat Marinir, Jenderal James Mattis mengajukan gagasan itu setelah  menemukan celah dalam kemampuan militer dan kesiapsiagaan dalam kasus pembokiran koridor energi strategis oleh Iran.

Menurut rencana, anggaran itu akan digunakan untuk meningkatkan sistem pertahanan torpedo, kapal cepat pertahanan, dan sistem pengawasan untuk kapal induk serta membeli pesawat tak berawak untuk meningkatkan pemantauan terhadap armada Iran.

Rencana ini belum secara resmi diumumkan, karena Kongres masih mempelajari permintaan tersebut.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: irib
Wabarah berkata, "Aku bertanya kepada Ibnu Umar, 'Kapankah saya melempar jumrah?' Ia berkata, 'Jika imammu melempar, maka melemparlah.' Saya mengulangi pertanyaan itu, lalu ia berkata, 'Kami menunggu masa (waktu). Apabila matahari tergelincir, maka kami melempar'."(HR Bukhari)
JIMMY, Senin, 27 Pebruari 2012, 09:28

apa kata dunia jika musuh-musuh us kompak. dan serentak menyerang amerika..? seperti amerika menerang irak.

Balas
masjid_ajawes, Minggu, 26 Pebruari 2012, 14:30

betul,sebenarnya apa sih yg di mau amerika,ktny ingn perdamaian tp memprovokasii..aja,dulu irak,skrng iran... Memng gaj pny malu

Balas
siti aisyah, Minggu, 26 Pebruari 2012, 14:05

Kurang waras(gila) jika menganggap amerika dikalahkan begitu saja dengan modal keyakinan

Balas
Asep, Minggu, 26 Pebruari 2012, 12:35

Perang Iran dan AS akan berdampak besar bagi perekonomian dunia

Balas
bunyani, Minggu, 26 Pebruari 2012, 01:11

sudah waktunya us+israel kelelep di selat hormus

1 Balasan
donjuan, Minggu, 26 Pebruari 2012, 09:33

semoga aja usa dan para sekutunya ditelan laut layknya kisah firaun dan bala tentaranya,,,,

Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...