
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Armada ke-18 Angkatan Laut Iran kembali dikerahkan ke perairan Laut Merah setelah berlayar melalui Terusan Suez untuk mengawal rute palayaran kapal kargo dan minyak Iran.
Armada, yang terdiri dari kapal perusak, Shahid Qandi dan kapal logistik, Khark, memasuki perairan Laut Merah setelah menyelesaikan misinya di Laut Mediterania, IRNA melaporkan pada Jumat (24/2).
Menteri Pertahanan Iran Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan bahwa kehadiran kapal perang Iran di perairan internasional adalah mencerminkan kekuatan Angkatan Laut Republik Islam.
"Misi Angkatan Laut Iran di luar negeri didasarkan pada kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan angkatan laut Iran," tambahnya.
Pada tanggal 18 Februari, Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Habibollah Sayyari mengatakan bahwa armada ke-18 negara itu telah berlayar melalui Terusan Suez Mesir ke Laut Mediterania.
Ini merupakan yang kedua kalinya bahwa sebuah armada angkatan laut Iran melewati Terusan Suez sejak Revolusi Islam tahun 1979.
Arab saudi kamu seharusnya dukung iran bukan dukung amerika
Balassaudi akan bantu amerika.. coba cari di youtube SAUDIA ARABIA - AMERICA - Slave & Master (Full) www.youtube.com/watch?v=jg2XmWGP5qU
Balasbahwa amerika dan saudi dianggap one nation. Israel dan Saudi diciptakan oleh kelompok yg sama, cari youtube Saudi and Israell are sister (mereka bersaudara)
Sampai kapan mau menyadari amerika adidaya dunia ?
BalasIran.... Negara yg patut d acungi jempol,sampai kpn negara islam terus di musuhi amerika karena minyak,dgn alasan nuklir lah.
BalasUdh cukup iraq sebagai bukti.
sungguh hebat tentara iran sebagai republik islam yang tangguh.mudah-mudahan negara indonesia bisa kaya negara iran.amiien
Balas