Pasca-Pembakaran Alquran, Jerman Hengkang dari Afghanistan

Jumat, 24 Pebruari 2012, 19:00 WIB
Pasca-Pembakaran Alquran, Jerman Hengkang dari Afghanistan
Tentara Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN - Pasukan Jerman di Afghanistan utara ditarik segera dari satu pangkalan di Taluqan karena kerusuhan anti-AS setelah pembakaran Alquran di satu pangkalan militer AS, kata seorang juru bicara militer, Jumat (24/2).

Sekitar 50 tentara Jerman ditarik dari pangkalan kota Afghastan itu setelah sekitar 300 orang melakukan unjuk rasa damai di luar pangkalan itu, kata juru bicara tersebut. Pasukan Jeman telah direncanakan akan meninggalkan pangkalan kecil di kota Taluqan, ibu kota provinsi Takhar pada akhir Maret, katanya.

Untuk kembali ke pangkalan itu akan tergantung pada situasi, tambahya. Semua kendaraan militer, senjata dan amunisi telah diangkut oleh pasukan yang dipindahkan ke Kunduz, sekitar 70km hari kota itu.

Demonstrasi-demonstrasi berdarah selama tiga hari menewaskan 14 orang,termasuk dua tentara Amerika Serikat, yang memaksa Presiden Barack Obama meminta maaf atas pembakaran Al Quran di pangkalan udara Bagram, utara Kabul. Jerman memiliki pasukan terbanyak ketiga dibawah komando NATO di Afghanistan setelah Amerika Serikat dan Inggris.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara/AFP
Rasulullah saw. bersabda: Penduduk Madinah berniat ihram dari (mikat) Dzul Hulaifah, penduduk Syam dari Juhfah, sedangkan penduduk Najed dari Qarnul Manazil. Abdullah bin Umar berkata: Aku diberitahu bahwa Rasulullah saw. bersabda: Penduduk Yaman berniat ihram dari (mikat) Yalamlam. (HR Muslim)
Abu Raid, Sabtu, 25 Pebruari 2012, 02:09

entah perbuatan mereka seperti apalagi yang bisa membuka mata dan menyadarkan kita untuk bersatu, dan sekali -kali tidak menjadikan mereka sebagai kawan akrab...

Balas
aji mahendra, Jumat, 24 Pebruari 2012, 20:59

semoga y maha pencipta..mengapuniya..perbuatanya

Balas
rakyat, Jumat, 24 Pebruari 2012, 20:51

yahuda dan nasara, itulah kerja mereka mengganggu umat islam

Balas
ical, Jumat, 24 Pebruari 2012, 19:09

semoga ALLAH SWT menyadarkan umat islam semua insya ALLAH.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...