Dunia Barat Kaget, Iran Berhasil Memperkaya Uranium Hingga 20 Persen

Rabu, 22 Pebruari 2012, 23:11 WIB
Press TV
Dunia Barat Kaget, Iran Berhasil Memperkaya Uranium Hingga 20 Persen
Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi.

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN -- Republik Islam Iran sedang membangun sebuah kompleks bahan bakar nuklir. Keberhasilan itu sekaligus mematahkan keraguan Barat terhadap pencapaian Iran di bidang nuklir.

''Iran termasuk di antara segelintir negara yang mampu membangun kompleks bahan bakar nuklir, dan fakta ini mengejutkan negara-negara Barat,'' ujar Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Ali Akbar Salehi seperti dikutip Press TV (22/2).

Menurut dia, sekitar dua tahun lalu Iran meminta Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyuplai bahan bakar nuklir yang telah diperkaya hingga 20 persen, akan tetapi mereka justru menetapkan berbagai persyaratan atas permintaan legal Teheran itu. "Oleh karena itu, kami tidak punya pilihan lagi kecuali memproduksi sendiri bahan bakar nuklir tersebut," tegas Salehi.

Menlu Iran ini juga menepis klaim media massa Barat bahwa Iran tidak dapat memperkaya uranium hingga 20 persen.  Menurut dia, saat ini Iran mampu memproduksi uranium yang diperkaya 20 persen untuk menyuplai bahan bakar instalasi-instalasi nuklirnya. Salehi menegaskan Teheran siap memberikan layanan di bidang nuklir kepada negara-negara lain.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: presstv.ir/irib
'Aisyah radliallahu 'anhu berkata; "Barangsiapa yang mengatakan bahwa Muhammad SAW melihat Rabbnya berarti dia telah masuk pada persoalan (salah) besar. Akan tetapi Beliau melihat Jibril 'alaihissalam dalam bentuk dan rupa aslinya yang menutupi apa yang ada di antara ufuk langit". (HR. Bukhari, Muslim)
indrahalim, Kamis, 23 Pebruari 2012, 14:17

saya lebih senang kalau setiap ngr memiliki nuklir, biar gak ada lagi yang adikuasa, baru tau barat kalau ilmu itu bisa juga dimiliki oleh orang selain barat, hidup iran

Balas
hanafi marpawi, Kamis, 23 Pebruari 2012, 10:45

Jadilah Negara yang mempunyai Kehormatan dan harga diri sebagai Negara Islam, jangan seperti negara-negara teluk kerajjan yang hanya menjadi antek Zionis dan budak USA.

Balas
paus, Kamis, 23 Pebruari 2012, 10:18

Maju terus dan yakinlah Allah bersama kalian...wahai Putra2 Hussein....

Balas
Eyang Parto, Kamis, 23 Pebruari 2012, 08:54

Selamat buat rakyat Iran.semoga bermanfaat buat umat manusia......

Balas
istifa, Kamis, 23 Pebruari 2012, 07:51

subhanallah...semoga kemudahan & kberhasilan iran memeberikan pelajaran terhadap negara2 yg selalu menganggap remeh negara lain...semoga dimanfaatkan dengan baik ...

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...