Amerika Latin-Iran Mesra, Amerika Serikat Ketakutan

Senin, 20 Pebruari 2012, 07:19 WIB
AFP
Amerika Latin-Iran Mesra, Amerika Serikat Ketakutan
Tentara Iran

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Peneliti Douglas Farah mengklaim bahwa Iran mencoba mengembangkan hubungan dengan Amerika Latin untuk memanfaatkan mereka dengan cara menggunakan wilayah tersebut. Penggunaan wilayah ini untuk menyerang kepentingan Amerika Serikat dan mengurangi dampak sanksi internasional pada ekonomi Iran.

"Yang dikhawatirkan adalah pencarian Iran untuk bahan baku nuklir. Direktur Intelijen Nasional AS, James Clapper, baru-baru ini juga menggambarkan kesadaran Iran yang meningkat untuk melakukan serangan di wilayah AS," kata Farah seperti dikutip Press TV.

Mantan Duta Besar AS untuk Organisasi Negara Amerika, Roger Noriega, mengatakan bahwa Presiden Venezuela, Hugo Chavez, dan Mahmoud Ahmadinejad telah bersekongkol untuk melancarkan sebuah perjuangan asimetris terhadap keamanan AS dari Amerika Latin.

Asisten Sekretaris Urusan Belahan Bumi Barat dari Kementerian Luar Negeri AS, Roberta Jacobson, mengatakan pengaruh Iran semakin berkembang di Amerika Latin. Hal tersebut telah mengkhawatirkan Washington. ''Washington percaya bahwa pengaruh Iran adalah tidak positif untuk wilayah itu.''

Pada 6 Januari lalu, AS juga telah memperingatkan negara Amerika Latin untuk tidak memperluas hubungan diplomatik dan bisnis dengan Iran. Mereka mengungkapkan keprihatinan dan ketakutannya atas Iran yang dapat menjangkau belahan bumi Barat.

Iran telah berusaha memperluas hubungan dengan negara-negara Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan popularitas Iran di Amerika Latin telah menimbulkan kekhawatiran besar di Amerika Serikat. Karena, AS menganggap wilayah tersebut sebagai halaman belakang strategis dan lingkup pengaruh tradisional.

Redaktur: Didi Purwadi
Reporter: Aghia Khumaesi
Dari Ashim Ibnu Adiy: Rasulullah saw memberikan keringanan pada para pengembala unta untuk bermalam di luar kota Mina, mereka melempar pada hari raya Kurban, mereka melempar besok dan besok lusa untuk dua hari, kemudian mereka melempar pada hari nafar (tanggal 14). (HR Muslim)
bagong, Jumat, 18 Mei 2012, 13:57

bentar lg amerika kyak irak perang saudara

Balas
pod rock, Sabtu, 25 Pebruari 2012, 16:23

amerika latin Katolik.
Apa lo pikir katolik mau membantu iran?

Balas
borok obabi, Selasa, 21 Pebruari 2012, 19:43

As dan zionis pasti hancur....., sebentar lagi Iran akan melumat AS dari Amerika latin. ayo Latin bangkit semuanya permalukan negara sombong US dan Zionis.

Balas
borok obabi, Selasa, 21 Pebruari 2012, 19:43

As dan zionis pasti hancur....., sebentar lagi Iran akan melumat AS dari Amerika latin. ayo Latin bangkit semuanya permalukan negara sombong US dan Zionis.

Balas
RoniX, Senin, 20 Pebruari 2012, 10:35

sudah saatnya Amerika sadar bahwa negara lain bisa membuat teknologi lebih canggih. Ingat Di Atas Langit Ada Langit

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...