Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran: Politik Luar Negeri Kami Dukung Hamas & Palestina

Senin, 13 Februari 2012, 17:03 WIB
Komentar : 1
Associated press
Perdana Menteri Palestina terpilih, Ismail Haniyah usai berpidato dihadapan ribuan rakyat Iran pendukung Palestina di Teheran, Minggu (12/2)
Perdana Menteri Palestina terpilih, Ismail Haniyah usai berpidato dihadapan ribuan rakyat Iran pendukung Palestina di Teheran, Minggu (12/2)

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Rahimi menyatakan dukungan kepada Palestina dan gerakan perlawanan Palestina Hamas adalah di antara sikap tegas Republik Islam Iran.

Wakil Presiden Rahimi membuat pernyataan itu dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Palestina yang terpilih secara demokratis, Ismail Haniyeh, di Teheran, Minggu (12/2).

"Bangsa Palestina dan perlawanan mereka harus tahu bahwa bangsa Iran selalu mendukung mereka, dan selama ada perlawanan Republik Islam Iran akan berada di samping perlawanan dan bangsa Palestina," katanya.

Rahimi menyatakan perlawanan sama saja dengan membela Islam dan Palestina yang kini berada di bawah penindasan kejahatan Zionis.

"Tak perlu dikatakan,pasukan perlawanan akan menang dengan mengandalkan Allah dan menolak melawan kekuatan pengganggu," tambahnya.

Dengan mengeluh terhadap beberapa penguasa negara Muslim, Rahimi mencatat bahwa jika upaya oleh para penguasa yang ditujukan untuk merugikan pemerintah Suriah diarahkan untuk mendukung bangsa Palestina, tidak akan ada tempat bagi kaum Zionis di Timur Tengah saat ini.

"Posisi Republik Islam Iran adalah model yang cocok untuk masyarakat dunia. Kami berharap bahwa para penguasa negara-negara Muslim akan mendukung bangsa Palestina yang tertindas," tambah wakil presiden.

Dia menjelaskan bahwa Iran dan Palestina memiliki banyak kesamaan dalam berbagai bidang.

Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyeh, yang terpilih secara demokratis, pada bagiannya mengatakan mengingat perkembangan terakhir di negara-negara Arab, 'musim semi Arab' harus digunakan sesuai dengan kepentingan Palestina, membebaskan tempat-tempat suci Al Quds, Beit-ul-Moqaddas dan Masjid Al-Aqsa.

"Bangsa Iran memiliki sikap tak berubah dalam membela bangsa Palestina yang tertindas dan gerakan perlawanan Palestina, Hamas," tegasnya.

Haniyeh menyatakan puas dengan pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Presiden Mahmud Ahmadinejad, Ketua Majlis (Parlemen) Ali Larijani, dan para pejabat senior lainnya selama kunjungannya ke Iran.

Redaktur : Ramdhan Muhaimin
Sumber : ANTARA/IRNA-0ANA
Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim(QS Ali Imran 3)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  nfath Selasa, 14 Februari 2012, 12:16
Bright the future with Islam...iman...jihad!

Kenapa negeri-negeri muslim yang dianugerahi kekayaan dan kemampuan tidak berusaha bangkit? Allahu AKbar
  sanca Selasa, 14 Februari 2012, 01:31
saya bangga dengan iran, terutama Ahmadinejad,,,,

Semoga amal baiknya selalu membuat iran dan para pendukung palestina bisa selalu mendapatkan Rahmat dan Ridho Allah... amiiin....
  Paus Senin, 13 Februari 2012, 23:22
saatnya Islam bangkit n penggemar republika tak termakan adudomba antar suni n syiah yg dilakukan ali suhada dlm setiap komentarnya...n sy. berniat untuk khitankan duluan si ali suhada....heheheee

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...