Ahmadinejad: Mengekor Kebijakan Barat, Pemimpin Negara Islam Khianati Rakyat

Kamis, 09 Pebruari 2012, 15:33 WIB
irib
Ahmadinejad: Mengekor Kebijakan Barat, Pemimpin Negara Islam Khianati Rakyat
Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menerima kunjungan Mufti Suriah, Dr Ahmad Badruddin Hassoun

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN -- Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, mengkritisi sikap sejumlah pemimpin negara Islam yang mengekor kebijakan Barat demi mencapai kekuasaan.

Menurut Ahmadinejad, kekuatan arogan dunia -- Amerika Serikat dan sekutunya -- menjalankan strateginya melalui pemimpin-pemimpin negara Islam yang menginginkan kekuasaaan. Ia menegaskan, para pemimpin seperti itu hanya memikirkan ego, kekuasaan, dan kekayaannya.

''Saya yakin pengkhianat rakyat seperti itu akan dicatat dalam sejarah," tegas Ahmadinejad.

Mufti Suriah,  Dr Ahmad Badruddin Hassoun menyebut Republik Islam Iran sebagai simbol persatuan Dunia Islam.

"Ketika pidato di Majelis Umum PBB, presiden Iran mengawalinya dengan membaca Basmalah serta shalawat kepada Nabi. Kepada jamaah shalat Jumat saya mengatakan bahwa presiden Iran telah menyampaikan pesan Rasulullah kepada seluruh bangsa dunia melalui Majelis Umum PBB,"  ungkap Dr Ahmad Badruddin Hassoun.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: irib
Bahwa Nabi saw. pernah membekam tengah kepalanya ketika beliau berada di jalan menuju kota Mekah ketika beliau dalam keadaan ihram.(HR Muslim)
setia, Kamis, 1 Maret 2012, 14:41

kaya nya nggak mungkin deh badrul pemimpin indonesia udah terlalu tamak dan takut mati

Balas
herlambang eka andriyanta, Jumat, 10 Pebruari 2012, 13:07

hati hati dengan tukang tipu berkedok ulama,..

Balas
badrul, Jumat, 10 Pebruari 2012, 11:29

Kapan pemimpin Indonesia kaya Ahmadinejad yah... biar engga ngekor AS terus... banci rasanya

Balas
belending, Jumat, 10 Pebruari 2012, 09:10

@belendung anda percaya dengan propoganda zionis dan amerika?

Balas
Abu Hammed, Jumat, 10 Pebruari 2012, 08:18

Kagum dengan keberanian dan keyakinan Presiden Iran ini, Allah berjanji akan membuat umat islam untuk bersatu lagi...aminn

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...