Hizbullah Tegaskan Lagi Dukungan untuk Presiden Suriah

Rabu, 08 Pebruari 2012, 15:36 WIB
Al Arabiya
Hizbullah Tegaskan Lagi Dukungan untuk Presiden Suriah
Presiden Iran (kanan) saat berkunjung ke Damaskus Suriah, diterima oleh Presiden Suriah (tengah) dan pemimpin Hizbullah

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT - Pemimpin Hizbullah, kelompok Syiah bersenjata di Lebanon menyampaikan kembali dukungannya bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dirundung masalah, dalam menghadapi upaya Israel dan Barat untuk menggulingkan dia.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hasan Nasrallah membela cara Bashar menangani krisis Suriah, dan mengutip pembaruan yang telah ia lancarkan serta kesediaannya untuk mengadakan dialog dengan oposisi.

Nasrallah juga mengatakan tak pernah terlalu terlambat untuk melancarkan pembicaraan antarkelompok yang bertikai.

"Siapa pun yang ingin memelihara (kestabilan) di Suriah takkan pernah mengatakan keadaan sangat terlambat, tapi malah akan meluncurkan dialog tanpa prasyarat apa pun," kata Nasrallah di dalam pidato yang ditayangkan televisi selama satu pertemuan umum Hizbullah di Beirut selatan, Rabu (8/2). 

Pemimpin Hizbullah itu mengatakan ada upaya persekongkolan oleh Barat, Israel dan beberapa negara Arab, dengan tujuan mengakhiri kekuasaan Bashar. Ia merujuk kepada Dewan Kerja Sama Teluk.

Nasrallah mengatakan, semua upaya tersebut bukan untuk kepentingan rakyat Suriah.

Dari Washington dilaporkan pemerintah AS menyatakan tidak mempertimbangkan untuk mempersenjatai oposisi di Suriah, sementara kerusuhan 11 bulan terus merongrong negara Arab tersebut.

"Kami tak mempertimbangkan langkah itu sekarang," kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney.

"Kami sedang mengkaji kemungkinan untuk memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah, dan kami akan bekerja sama dengan mitra kami, guna meningkatkan tekanan, pengucilan atas Bashar dan pemerintahnya," katanya.

Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Sumber: ANTARA/Xinhua-OANA
Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata: Nabi saw. mendengar seseorang menasehati saudaranya dalam hal malu, lalu Nabi saw. bersabda: Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
abdi, Sabtu, 10 Maret 2012, 00:00

terbuka sudah kedok syiah hizbullah. diktator pembunuh dibela karena dia syiah

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...