Minggu, 10 Jumadil Awwal 1436 / 01 Maret 2015
find us on : 
  Login |  Register

Dubes Palestina di Malaysia Terkejut Pernyataan Anwar

Selasa, 31 Januari 2012, 08:57 WIB
Komentar : 1
Antara/Andika Wahyu
Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR - Duta Besar Palestina untuk Malaysia, Abdel AZiz Abughoush mengaku terkejut dengan pernyataan Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim yang menyatakan 'dukungan' terhadap keamanan Israel. 

Sebagaimana dilansir haria Utusan Malaysia, Senin (30/1), Abdel Aziz mengatakan pernyataan yang dilontarkan Anwar sangat membingungkan. Karena menurutnya, yang semestinya mendapatkan dukungan keamanan adalah rakyat Paletina. 

"Israel mempunyai lebih dari 200 jenis senjata nuklir dan tentara yang dilengkapi persenjataan serba canggih. Pihak mana yang sewajarnya mendapat perlindungan keamanan, agresor Israel ataukah penduduk Palestina," cetusnya. 

Sebelumnya, ketika diwawancarai Wall Street Journal beberapa waktu lalu, Anwar secara terbuka menyatakan dukungannya mempertahankan keamanan Israel. Namun, dia mnegaskan hal itu jika negeri zionis tersebut menghormati aspirasi warga Palestina. Ketika ditanya tentang kemungkinan pembukaan hubungan diplomatik Malaysia dengan Israel, Anwar tidak menjawab. 

Redaktur : Ramdhan Muhaimin
Sumber : Utusan Malaysia
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Gugatan Diskriminasi Hijab
WASHINGTON DC -- Seorang perempuan Muslimah AS asal Oklahoma kini menunggu putusan Mahkamah Agung terkait gugatan diskriminasi oleh jaringan toko pakaian Abercrombie and...