Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Washington: Iran Ganggu Kapal Kami, AS Siap Perang

Sabtu, 14 Januari 2012, 14:15 WIB
Komentar : 0
kapal perang AS
kapal perang AS

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Kapal-kapal cepat Angkatan Laut Iran yang sempat sempat 'mendekati' kapal-kapal AL Amerika Serikat dalam dua insiden di Selat Hormuz, membuat AS berang. Pemerintah Amerika Serikat (AS)  pun memperingatkan Iran.

Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, AS siap jika memang ada bentrok angkatan laut dengan Iran. “Kita dapat memastikan kita siap untuk situasi apapun dan memiliki semua pilihan tindakan,”kata Panetta menjawab pertanyaan tentaranya mengenai kemungkinan perang dengan Iran, Kamis (12/1).

Namun, menurut juru bicara Pentagon, Kapten Jane Campbell menyatakan interaksi antara kapal AS dan kapal Iran adalah hal biasa. “Tidak ada sesuatu yang dilakukan untuk berniat melakukan permusuhan,”kata Campbell. Pengambilan video ini, lanjutnya, rutin dilakukan militer AS karena permintaan perusahaan berita.

Sebelumnya, pejabat Angkatan Laut mengatakan, pada 6 Januari, tiga speedboat bersenjata Iran, mengejar kapal USS New Orleans di luar Teluk dekat dengan Selat Hormuz dan kapal Coast Guard di utara Teluk, tetapi tidak ada tembakan dan  speedboat Iran mundur. Video yang dirilis Pentagon itu menunjukkan  kapal bersenjata Garda Revolusi Iran Corps mendekat beberapa ratus meter dari USS New Orleans.

Sembilan kapal Amerika memang telah melewati selat di awal tahun 2012. Tetapi, belum ada kejelasan apakah tujuh kapal lainnya "didekati" Iran dengan cara yang telah dilakukan untuk dua kapal sebelumnya.

Reporter : Lingga Pramesti
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
JK, Terpilih Wapres Biasa Saja, Anak dan Cucu Sedih
JAKARTA -- JAKARTA -- Jusuf Kalla sudah diumumkan secara resmi oleh KPU sebagai cawapres terpilih 2014-2019 pada tanggal 22 Juli kemarin. Ini menjadi kali...