Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Washington: Iran Ganggu Kapal Kami, AS Siap Perang

Sabtu, 14 Januari 2012, 14:15 WIB
Komentar : 0
kapal perang AS
kapal perang AS

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Kapal-kapal cepat Angkatan Laut Iran yang sempat sempat 'mendekati' kapal-kapal AL Amerika Serikat dalam dua insiden di Selat Hormuz, membuat AS berang. Pemerintah Amerika Serikat (AS)  pun memperingatkan Iran.

Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, AS siap jika memang ada bentrok angkatan laut dengan Iran. “Kita dapat memastikan kita siap untuk situasi apapun dan memiliki semua pilihan tindakan,”kata Panetta menjawab pertanyaan tentaranya mengenai kemungkinan perang dengan Iran, Kamis (12/1).

Namun, menurut juru bicara Pentagon, Kapten Jane Campbell menyatakan interaksi antara kapal AS dan kapal Iran adalah hal biasa. “Tidak ada sesuatu yang dilakukan untuk berniat melakukan permusuhan,”kata Campbell. Pengambilan video ini, lanjutnya, rutin dilakukan militer AS karena permintaan perusahaan berita.

Sebelumnya, pejabat Angkatan Laut mengatakan, pada 6 Januari, tiga speedboat bersenjata Iran, mengejar kapal USS New Orleans di luar Teluk dekat dengan Selat Hormuz dan kapal Coast Guard di utara Teluk, tetapi tidak ada tembakan dan  speedboat Iran mundur. Video yang dirilis Pentagon itu menunjukkan  kapal bersenjata Garda Revolusi Iran Corps mendekat beberapa ratus meter dari USS New Orleans.

Sembilan kapal Amerika memang telah melewati selat di awal tahun 2012. Tetapi, belum ada kejelasan apakah tujuh kapal lainnya "didekati" Iran dengan cara yang telah dilakukan untuk dua kapal sebelumnya.

Reporter : Lingga Pramesti
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  ansel Minggu, 29 Januari 2012, 01:59
amerika itu polisi dunia,,,,jadi kita jangan minta supaya negera kita yg lagi error dalam segala aspek kehidupan ne dihancurkan oleh amerika dkk,,,,mending kita urus aja negara kita yang lagi kacau balo ne
  komodo Selasa, 24 Januari 2012, 14:35
buat amerika menyerah seprti jepang diperang dunia 2 caranya,iran dan korea utara buat sensasi terus dengan unjuk kekuatan seperti uji coba nuklirnya sementara rusia luncurkan rudal2nya untuk diarahkan ke negara amerika untuk cina arahkan rudalnya ke pangkalan AS dijepang, filiphina dan australia.
  raka Senin, 23 Januari 2012, 15:55
amerika , israel dan sekutunya memang harus mendapat pelajaran. hancurkan saja kapal2 mereka. ayo IRAN tunjukkan kekuatanmu. bungkam mulut amerika dan sekutunya yg selama ini sombong,,
  Algojo Senin, 23 Januari 2012, 12:35
kalau cuma tuduh mah biara.udah keturunan
  paus Kamis, 19 Januari 2012, 09:32
Mampunya cuma siap2 melulu...lalu minggat...

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...