Saturday, 7 Safar 1436 / 29 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Biadab, Tentara AS Kencingi Mayat Anggota Taliban

Thursday, 12 January 2012, 07:29 WIB
Komentar : 1
abcnews
Cuplikan video tentara AS
Cuplikan video tentara AS

REPUBLIKA.CO.ID, Marinir AS sedang menyelidiki video yang menampilkan sejumlah anggota Marinir AS yang tampak sedang mengencingi mayat yang diduga adalah para milisi Taliban.

Dalam video berdursai kurang dari satu menit itu, tampak empat pria berseragam tentara yang terlihat celingak-celinguk sebelum mengencingi tiga mayat itu. Satu tentara tampak cekikian melihat aksi teman-temannya itu.

''Semoga hari menyenangkan teman,'' ujar seorang pria pada jenazah itu.

Pihak Marinir AS memastikan akan menyelidiki kasus ini. ''Markas besar Marinir telah mengetahui adanya video yang menayangkan anggota Marinir mengencingi mayat yang diduga anggota Taliban,'' demikian isi pernyataan itu.

''Meski kami belum dapat melakukan verifikasi keaslian video itu, tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kami dan tidak mencerminkan karakter Marinir dalam korps kami.''

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : abcnews
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menang Besar Garuda Tetap Tersingkir, 'Sakitnya tuh Disini'
HANOI -- Meski menang besar atas Laos (5-1), Indonesia tetap tak lolos ke babak semifinal Piala AFF 2014. Hal ini lantaran Vietnam berhasil...