'AS Boro-Boro Minta Maaf Soal Mengintai Iran, Malah Minta Pesawatnya Dikembalikan'

Wednesday, 14 December 2011, 09:27 WIB
AP
'AS Boro-Boro Minta Maaf Soal Mengintai Iran, Malah Minta Pesawatnya Dikembalikan'
Pesawat pengintai tanpa awak (drone) buatan AS yang ditangkap Iran

TEHERAN- Pesawat tak berawak AS yang ditangkap oleh Iran kini menjadi "properti" republik Islam, kata Menteri Pertahanan Ahmad Vahidi Selasa, setelah Presiden AS Barack Obama meminta untuk mengembalikannya.

"Pesawat mata-mata Amerika itu sekarang milik Iran, dan negara kita akan memutuskan apa langkah yang harus diambil mengenai hal itu," kata Vahidi seperti dikutip oleh Kantor berita ISNA.

"Jangankah meminta maaf kepada bangsa Iran, pihaknya (Amerika Serikat) justru berani meminta kembali pesawat tak berawak itu," kata Vahidi, menurut kantor berita yang lain, Mehr.

Obama pada Senin mengakui bahwa Iran menyita pesawat pengintainya -RQ-170 Sentinel bersayap kelelawar - dan mengatakan: "Kami sudah meminta kembali. Kami ingin melihat bagaimana tanggapan Iran."

Presiden Obama menyatakan, Senin, Washington telah meminta Iran mengembalikan pesawat tak berawak AS yang kata Teheran ditembak jatuh ketika sedang terbang di wilayah udaranya itu.

Pernyataan itu merupakan konfirmasi pertama yang disampaikan pemerintah Obama mengenai keberadaan pesawat tak berawak AS di tangan Iran.

"Mengenai pesawat tak berawak yang ada di dalam wilayah Iran, saya tidak akan berkomentar karena itu masalah rahasia intelijen," katanya

Sejumlah pejabat intelijen AS mengatakan, pesawat yang dirancang menghindari radar untuk penerbangan mata-mata itu sedang dalam misi CIA ketika hilang.

Iran pada 4 Desember menembak jatuh menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak AS RQ-170 karena melanggar wilayah udara timur negara itu dekat perbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan.

"Satuan-satuan perang elektronik dan pertahanan udara kami berhasil mengidentifikasi dan menembak jatuh sebuah pesawat mata-mata canggih tak berawak -- RQ-170 -- setelah pesawat itu melanggar sesaat wilayah perbatasan timur," kata kantor berita Fars mengutip satu sumber militer.

Pesawat itu "ditembak jatuh dengan kerusakan ringan. Kini pesawat itu dikuasai pasukan kami", kata sumber itu, dengan menyebut insiden itu sebagai pelanggaran wilayah yang mencolok.

RQ-170 Sentinel adalah sebuah pesawat pengintai yang keberadaannya diungkapkan pada 2009 oleh media dan kemudian dikonfirmasi oleh Angkatan Udara AS pada 2010.

Pada Januari, Iran mengumumkan bahwa pasukannya menembak jatuh dua pesawat tak berawak AS setelah mereka melanggar wilayah udara Iran.

Redaktur: Stevy Maradona
Sumber: Antara
"Ketika Nabi sampai di Mekah, beliau melakukan thawaf di Ka'bah tujuh kali. Lalu shalat dua rakaat di maqam Ibrahim, lalu melakukan sa'i antara Shafa dan Marwah tujuh kali, padahal Allah Ta'ala telah berfirman, 'Sungguh telah ada bagi kamu pada diri Rasulullah itu teladan yang baik."(HR Bukhari)
teguhrahmanhakim, Monday, 26 December 2011, 21:58

mr O..sate....emping...nasi goyeng.....enak semua....ha....cah ndeso.......!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Balas
kucrit, Thursday, 15 December 2011, 10:31

Kalo hal ini terjadi pd indonesia pasti SBY ngomong begini: Pesawat itu hrs kita kembalikan demi menjaga hubungan baik, menjaga kedamaian kawasan, menjaga stabilitas dlm negeri. Tunjukkan bahwa kita bangsa beradab. Perdamaian jauh lbh penting daripd harga diri sekalipun. :D

Balas
Mr. xxxop, Thursday, 15 December 2011, 07:48

gitulah kok kita sok paling pinter, ternyata ada yang lebih pinter di antara semua yang kita omongin itu, ingat orang yang pinter tak sok yahu lhooooooooooooo

Balas
ali suhada, Thursday, 15 December 2011, 07:34

Hidup syiah...........

Balas
gue ajah, Thursday, 15 December 2011, 05:38

ternyata hati barack obama sama seperti mukanya iteeeeeeem......

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...