Kepala HAM Iran: Israel itu Pemerintahan Preman dan Rezim Rasis

Minggu, 20 November 2011, 14:23 WIB
Kepala HAM Iran: Israel itu Pemerintahan Preman dan Rezim Rasis
Kepala Dewan Tinggi Hak Asasi Manusia Iran, Mohammad-Javad Larijani

REPUBLIKA.CO.ID, Kepala Dewan Tinggi Hak Asasi Manusia Iran, Mohammad-Javad Larijani mengatakan Israel adalah "pemeritahan preman" dan "rezim rasis."

Dalam debat panas yang ditayangkan televisi MSNBC di Amerika, ia lebih lanjut mencatat bahwa rezim Tel Aviv adalah "sumber dari semua ketegangan di kawasan [Timur Tengah]."

Larijani juga menambahkan bahwa Washington adalah negara terbesar  pendukung terorisme di dunia.

"Amerika Serikat adalah negara terbesar pendukung terorisme," tambahnya,  seraya menekankan mencatat bahwa catatan kegiatan teroris yang didukung oleh uang pajak dari warga negara Amerika sangat besar.

Menyinggung laporan terbaru Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional, Yukiya Amano, tentang program nuklir Iran, Larijani mengatakan bahwa laporan IAEA itu "menggelikan" dan "berdasarkan dokumen yang dituduhkan kepada Iran empat tahun lalu."

Larijani menjelaskan bahwa seluruh berkas masalah tersebut telah ditutup pada waktu itu karena tidak ada bukti.

Pejabat tinggi Iran itu menekankan bahwa transparansi Iran dalam program nuklirnya bahkan melampaui negara-negara Barat dan "tidak ada aktivitas nuklir rahasia atau tersembunyi dari pengawasan internasional.

Larijani menambahkan bahwa Iran tidak ingin memproduksi senjata nuklir karena jenis senjata tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, Larijani menyebut kekuatan militer Iran cukup kuat untuk menghadapi atau menghadang segala bentuk ancaman.

Larijani menilai AS berusaha untuk menjelekkan Iran karena Tehran telah menjalin "hubungan harmonis" dengan semua negara tetangga.

Redaktur: Djibril Muhammad
Reporter: IRIB Indonesia/MZ/SL
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat gunung (Thursina) di atasmu (seraya kami berfirman): Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertaqwa. (QS Al-Baqarah [2]:63)
runcing bambu, Kamis, 24 November 2011, 06:30

Amerika adalah Negara no.1 yg bohongi rakyatnya,mereka ambil pajak dari rakyat kmudian digunakan untuk menteror negara lain. dan mengirim para pemuda Amerika yg bodoh untuk terbunuh di negara lain. Sadarlah wahai pemuda Amerika ,bangkit dan lawan pemerintah kalian yg ngekor pada Zionis Israel.

Balas
putra, Rabu, 23 November 2011, 12:53

Amerika merupakan teroris nomor 1 di dunia. Lihat berapa banyak rakyat sipil di Irak dan Afganistan yang terbunuh. Seharusnya Amerika dicopot Hak Veto nya karena sering melanggar HAM dan PBB dpindahkan dari Amerika Serikat ke Negara Lain agar lebih netral.

Balas
armin, Minggu, 20 November 2011, 15:48

Tuhan akan lindungi saudara kita di Iran.Tuhan bersama kita

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...