Thursday, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menteri Pertahanan Iran: Militer Iran Dalam Kondisi Siaga Penuh

Tuesday, 08 November 2011, 21:00 WIB
Komentar : 0
IRNA
Menhan Iran, Brigjen Ahmad Vahidi
Menhan Iran, Brigjen Ahmad Vahidi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN--Menteri Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Ahmad Vahidi, mengatakan sesumbar Israel ditanggapi serius oleh negaranya. Angkatan bersenjata Iran kini dalam siaga penuh. Bilamana benar-benar ada yang menyerang Iran, tentara Iran akan menghancurkan penyerang tersebut.

Vahidi mengatakan hal ini dalam upacara peluncuran armada kapal di perbatasan Pulau Kish.

Ia katakan, militer Iran kini memonitor ketat pergerakan pasukan asing di perairan Teluk dan Laut Oman. Seperti diketahui, di daerah ini Amerika Serikat mematok rombongan kapal tempurnya.

Ia lanjutkan, Amerika Serikat terus mempromosikan Iranophobia. Lewat berbagai medium, Iran digambarkan sebagai negara yang berbahaya dan layak ditakuti. "Tujuannya adalah membuat Iran bermuka sinis," kata Vahadi seperti dikutip dari IRNA.

Vahadi mengatakan, harusnya AS dan sekutu Israel melihat bagaimana negara kawasan Timur Tengah meminta tentara asing pulang ke negaranya. Timteng, ia tegaskan, tak butuh tentara asing. Negara-negara Timteng bisa menjamin keamanannya sendiri.

"Iran tak mau ambil bagian memelihara keamanan kalau itu justru membawa kesejahteraan dan kenyamanan bagi negara-negara asing," kata dia.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : IRNA
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...