Inilah Kata-kata Terakhir Qaddafi Sebelum Peluru Tembus Kepalanya

Minggu, 23 Oktober 2011, 12:42 WIB
Daily Mail
Inilah Kata-kata Terakhir Qaddafi Sebelum Peluru Tembus Kepalanya
Tampak pistol dalam posisi siap tembak di sisi kanan kepala Muammar Qaddafi

REPUBLIKA.CO.ID, MISRATA - Makin jelas, sebab kematian pemimpin Libya, Muammar Qaddafi yang ditangkap hidup-hidup namun meninggal dengan berlumuran darah beberapa menit kemudian.

Serangkaian gambar yang diambil melalui ponsel menunjukkan, dia ditembak dengan jarak sangat dekat, beberapa centimeter saja.

Beberapa detik kemudian, diktator yang berbicara tergagap itu tidak bisa lagi didengar. Adegan berikutnya menampilkan tubuh tak bernyawa sang tiran di tanah. Matanya tertutup dan dia tidak bernapas. Orang-orang bersorak.

Sesaat sebelum menemui ajal, dalam rekaman itu Qaddafi bertanya terbata-bata, "Apa yang kamu lakukan? Ini tidak diperbolehkan dalam hukum Islam. Apa yang Anda lakukan adalah dilarang."

Dengan suara tercekat, ia mengulangi, "Apa yang Anda lakukan adalah salah, nak. Apakah Anda tahu apa yang benar atau salah?"

Para pemuda berteriak 'Muammar, Anda anjing! "

Saat itu, darah mengalir di sisi kiri kepala, leher, dan bahunya.

Gaddafi bilang kepada anak-anak muda itu  untuk bersabar, dan berkata "Apa yang terjadi?" saat ia menyeka darah segar dari pelipisnya dan melirik telapak tangannya.

Seorang anak muda lainnya kemudian datang membawa boot dan berteriak, "Ini adalah sepatu Muammar! Ini adalah sepatu Muammar! Kemenangan! Kemenangan!"

"Buat dia hidup, buat dia tetap hidup!" seseorang berteriak. "Ini untuk Misrata, Anda anjing," kata seorang pria menampar dia.

Pemberontak lain berteriak, "Allah Mahabesar. Allah Mahakuasa. "

Dan saat Qaddafi memohon belas kasihan, seorang pejuang mengatakan, "Diam, kau anjing!"

Qaddafi juga terdengar dalam satu video mengatakan 'Allah melarang ini' beberapa kali. Ia ditampar di atas kepalanya.

Gambar selanjutnya beberapa saat kemudian  menunjukkan Qaddafi tergeletak di tanah.  Orang-orang bersorak.

Sopir ambulans, Ali Jaghdoun, menyatakan Qaddafi sudah meninggal ketika ia mengangkatnya dan membawa jenazahnya ke kota Misrata. "Aku tidak mencoba untuk memberikan pertolongan kembali, karena ia sudah mati," ujarnya.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Daily Mail
Abu al-Thufail berkata: Aku melihat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam berthowaf di Ka'bah, beliau menyentuh Hajar Aswad dengan tongkat yang dibawanya, dan mencium tongkat tersebut. (HR Muslim)
Yulian Rosmaria, Rabu, 26 Oktober 2011, 08:25

Astaghfirullah..
dari deskripsi ceritanya aja,, udah ngilu.

jangan terlalu frontal. dia juga manusia.bukan hewan yang di perlakukan seperti itu...
biar Allah yang membalas perlakuan dia.

Balas
wansoleh, Selasa, 25 Oktober 2011, 13:44

Kejahatan dibalas kejahatan tidaklah dibenarkan oleh agama manapun. Segala sesuatu harus disikapi dengan etika dan bukan dengan cara binatang.

Balas
SALAM, Selasa, 25 Oktober 2011, 12:17

HAI SALEM misrata!!!! anda bagian dari kebiadaban pasukan NTC, tak pantas tingal di indonesia negeri para pejuang dan pahlawan yg satria melawan penjajah. pulanglah anda bergaung dg NTC sekarang juga!!! dan semua hak hidup anda kini telah diatur orang Asing.

Balas
hamed, Selasa, 25 Oktober 2011, 12:05

أخي سالم الليبي, ممكن تبين لنا جرائم القذافي أكثر ؟

Balas
rifki, Selasa, 25 Oktober 2011, 11:45

Janganlah berdebat yang tidak ada pengetahuan atasnya....Hanya Allah SWT mengetahui yang benar dan salah..

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...