Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ilmuwan NASA Acungkan Jempol untuk Peluncuran Satelit Rasad Iran

Rabu, 22 Juni 2011, 06:53 WIB
Komentar : 0
Satelit Rasad
Satelit Rasad

REPUBLIKA.CO.ID,Ilmuwan anggota Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Shervin Taqawi mengatakan, "Iran dari sisi ilmu pengetahuan memiliki potensi sangat tinggi dan yang tampak saat ini adalah bahwa Republik Islam mampu mengirim satelit ke orbit bumi dengan menggunakan roket peluncur ringan."

Kantor berita Fars (21/6) melaporkan, peluncuran satelit kedua Rasad ke orbit bumi dan kemajuan yang dicapai Republik Islam Iran di bidang ini, bahkan membuat media massa seperti radio Farda, yang anti-Iran dan dikelola oleh Dinas Rahasia AS (CIA), tidak mampu menyensornya. Meski demikian, radio berbahasa Persia pro-AS itu tetap berusaha mengesankan bahwa satelit Rasad bersifat militer.

Ilmuwan NASA penemu jam nuklir itu menegaskan, "Para penelti Iran mampu melakukan apa yang tidak mampu dilakukan oleh Korea Utara. Sebelumnya, Iran telah meluncurkan satelit Omid. Namun perbedaan antara satelit terbaru dengan Omid adalah bahwa satelit Rasad digunakan untuk mengukur dari jarak jauh."

Dalam menepis misi militer pada pelucuran satelit Rasad, Taqawi mengatakan, "Harus kita katakan bahwa Iran telah mampu menempatkan muatan yang lebih ringan di orbit bumi, dari apa yang dibawa oleh rudal balistik antarbenua. Karena teknologi yang digunakan pada rudal balistik jauh lebih berat dari yang diluncurkan oleh Iran."

Di akhir pernyataannya, Taqawi mengatakan, "Saya kembali menekankan bahwa Republik Islam Iran memiliki potensi sangat tinggi. Dan pada akhirnya, sebuah negara yang mampu mengirim muatan ringan ke orbit bumi seperti satelit Rasad yang hanya berbobot 50 kilogram, menunjukkan bahwa dalam waktu dekat Teheran akan mampu mengirim muatan yang lebih berat ke orbit bumi. Harus saya katakan bahwa, hal inilah yang sampai saat ini belum dapat dilakukan oleh negara seperti India." 

 

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : IRIB/MZ/Fars
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  zulfahmi Rabu, 22 Juni 2011, 12:08
Salut kepada Iran.
  hanif Rabu, 22 Juni 2011, 10:57
di boikot AS, tapi teknologi jalan ini suatu hal yg luar biasa, kegigihan yg harus di contoh, saya tdk melihat temuannya, tapi kegigihannya yg patut dicontoh.
  ambil_hikmah Rabu, 22 Juni 2011, 10:14
Hikmah itu MILIK Ummat Islam, DIMANAPUN kalian TEMUKAN, maka kalian HARUS MENGAMBILNYA .....Mungkin PERINTAH ITU yang DILAKSANAKAN Iran.....T A H N I A T A N LAKUM Iran ! .....Pasti MAKIN GAMPANG lagi "MEMBIDIK" israel.......... D U A A R R R !!! israel MUT ! BIQUDRATIL HAYYIL LADZII LAA YAMUUT !
  Hans Rabu, 22 Juni 2011, 08:31
HEBAT... SAYANG KITA KEHILANGAN HABIBI..HANYA KARENA KEBENCIAN..
  tmyusuf Rabu, 22 Juni 2011, 08:19
Luar biasa,,,,