Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Akan Dipamerkan: Foto Kecelakaan Puteri Diana yang Belum Pernah Dipublikasikan Sebelumnya

Selasa, 10 Mei 2011, 08:11 WIB
Komentar : 0
Daily Mail
Mobil yang ditumpangi Puteri Diana saat kecelakaan yang menewaskannya
Mobil yang ditumpangi Puteri Diana saat kecelakaan yang menewaskannya

REPUBLIKA.CO.ID, CANNES - Memang, foto itu dikaburkan warnanya, menjadi hanya hitam putih. Namun dalam foto-foto itu jelas menunjukkan wajah Puteri Diana yang meregang nyawa setelah kecelakaan fatal terjadi. Putri Diana sekarat harus disaring untuk pertama kalinya dalam sebuah film dokumenter tentang kecelakaan fatal.

Foto-foto hari terakhir mendiang Puteri Diana ini akan ditampilkan di Cannes pekan ini, didukung oleh aktor Keith Allen dan Mohammed Al Fayed, ayah Dodi.

Film 90 menit akan mencakup grafik hitam dan putih close-up saat Diana diambil setelah Mercedes membawa pasangan itu menabrak sisi sebuah underpass Paris. Foto serupa pernah  ditampilkan pada juri saat persidangan, namun wajah Puteri Diana diburamkan.

Namun tak semua mendukung pemunculan kembali foto itu. Rosa Monckton, yang pergi berlibur dengan Diana beberapa minggu sebelum dia meninggal, berkata, "Jika ini benar, ini benar-benar menjijikkan."

Pada tahun 2008, setelah pemeriksaan enam bulan yang mendengar 250 saksi dan menghabiskan 12 juta poundsterling, disimpulkan bahwa Putri Diana dan Dodi Fayed dibunuh. Sang sopir,  Henri Paul, diketahui mabuk berat saat mengemudi.

Fayed pernah menuduh Pangeran Philip mendalangi kecelakaan tahun 1997 di mana Diana dan Dodi meninggal. Ia juga menyebut   Pangeran Charles terlibat. Dia menduga plot kematian dirancang untuk menghentikan sang putri menikah dengan seorang Muslim. Ia bahkan menyebut keluarga kerajaan Inggris sebagai "Keluarga Drakula".

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Daily Mail
Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar