Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Artis Suriah: Revolusi Suriah adalah Konspirasi Zionis

Thursday, 05 May 2011, 20:06 WIB
Komentar : 1
artonline.tv
Abed Fahd, aktor ternama Suriah.
Abed Fahd, aktor ternama Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS – Sejumlah artis dan seniman Suriah menyatakan revolusi yang terjadi di Suriah saat ini tak lepas dari konspirasi rezim Israel. "Karena Israel adalah penerima manfaat terbesar dari revolusi Suriah yang menimbulkan pembunuhan ini," ujar aktor ternama Suriah, Abed Fahd, Rabu (4/5).

Abed menegaskan, revolusi Suriah adalah persekongkolan antara Amerika dan Israel yang ingin mendirikan "Timur Tengah baru" dengan membagi dan memecah-belah Suriah. "Apa yang terjadi di Suriah adalah upaya untuk memecah-belah negara ini menjadi menjadi negara-negara kecil. Saya berharap kita memiliki kesadaran yang cukup untuk tidak menghancurkan negara ini," tegasnya.

Menurut Abed, dunia Arab tidak akan lepas dari intrik-intrik, dan hal ini telah berlangsung sejak lama. Israel berencana menguasai sungai Efrat hingga sungai Nil, sebagaimana dikatakan Presiden Israel Shimon Peres. "Dan rencana itu kian mendekati kenyataan seiring dengan meletusnya revolusi Suriah," paparnya.

Abed menganjurkan seluruh warga dan rakyat Suriah untuk bersatu-padu melawan konspirasi Amerika dan Israel ini, dan saling melindungi satu sama lain. Ia juga meminta semua pihak agar berdiri di belakang Presiden Bashar Al-Asad dalam menghadapi skenario "Timur Tengah baru" dan melawan serangan asing yang melanda kawasan Arab.

Sebagian besar seniman dan artis Suriah lainnya mendukung pernyataan Abed. Mereka antara lain Fawakhirji, Firas Ibrahim, Abbas Nouri, George dan Nancy Zabalawi, Ayman Zidan, Wael Ramadhan, dan Ahmed Rafik.







Redaktur : cr01
Sumber : http://www.saffad.com
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Pembahasan Presiden Rwanda dan Ketua DPD RI
JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman kedatangan Presiden Rwanda, Paul Kagame di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Ada beberapa hal...