Tim SEAL Lupa Bawa Pita Meteran

Kamis, 05 Mei 2011, 11:00 WIB
ABC News
Tim SEAL Lupa Bawa Pita Meteran
Tim SEAL menghujani rumah Osama dengan peluru

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON-Dengan segala peralatan dan persiapan matang yang dilakukan untuk menyerbu dan menewaskan Osama bin Laden, Navy SEAL Team Six ternyata melakukan kesalahan. Pasukan elite Angkatan Laut AS ini lupa membawa pita meteran untuk mengukur tinggi badan Osama di tempat kejadian perkara alias TKP. Demikian dilaporkan ABC News mengutip sumber di pemerintahan.

Tim SEAL akhirnya berimprovisasi. Salah satu dari mereka berbaring di sebelah jenazah Osama, dan akhirnya dinyatakan jenazah memiliki tinggi badan sekitar enam kaki dan empat inci (atau sekitar dua meter 10 cm). Osama memang dikenal berbadan tinggi.

Dari hasil investigasi ABC, Osama terjebak di lantai tiga kediamannya. Selama 45 menit ia mendengarkan semburan senjata tim SEAL yang ditembakkan dari halaman rumah.

“Bukan sesuatu yang mengejutkan Osama tewas tanpa melepaskan satu tembakan pun untuk mempertahankan diri. Dia itu tipe orang stratejik dan pemikir, bukan tipe pejuang,” ujar John Nagl dari Center for a New American Security kepada ABC.

Redaktur: Johar Arif
Sumber: ABC news
Aisyah r.a. mengatakan bahwa pada waktu Fathu Makkah (pembebasan Mekah) Nabi saw masuk dari Kada' (yang berada di) kawasan atas Mekah, (dan keluar dari kawasan bawahnya) (dan dalam satu riwayat: dari Kuda kawasan atas kota Mekah). (HR Bukhari)
sony h, Kamis, 5 Mei 2011, 14:47

yg melawan amerika dg kekerasan maka hasilnya spt itu, kalo tdk melawan serahkan saja kekayaan negaramu, minyak, emas, gas alam, kayu, dsb.

Balas
sony h, Kamis, 5 Mei 2011, 14:47

yg melawan amerika dg kekerasan maka hasilnya spt itu, kalo tdk melawan serahkan saja kekayaan negaramu, minyak, emas, gas alam, kayu, dsb.

Balas
Ridoke, Kamis, 5 Mei 2011, 12:46

Menduga hal yang tak terduga.
Hal itu yang dilakukan pasukan As

Balas
hardian, Kamis, 5 Mei 2011, 11:37

koq tidak ada yang protes ya, osama di bunuh (di tembak) tanpa memegang senjata ? bukankah tidak boleh nembak musuh yang tidak bersenjata, kenapa tidak di tangkap hidup-hidup, apakah Amerika takut ketahuan kalau serangan september itu bukan di lakukan oleh osama ?

Balas
asept, Kamis, 5 Mei 2011, 11:06

Yaaa itu ..... TEST DNA aja cukup di-ICIP DOANG jeh...klo nggak mau dibilang DIJILAT.....BAHLUUL...BAHLUL !

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...