Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • SERIUS - Foto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan detik-detik saat pemutaran rekaman penyerangan di Abbottabad, pakistan, yang menewaskan Osama bin Laden. Presiden AS Barack Obama menonton bersama wakilnya, Joe Biden (kiri).

  • DISKUSI - Barack Obama terlibat diskusi dengan Penasihat keamanan Nasional, Tom Donilon, Sebelum menentukan pointer-pointer pidatonya.

  • Barack Obama mengoreksi naskah pidato tentang kematian pimpinan Al qaeda, Osama bin Laden.

  • Bersiap memberikan pidato

  • Menyaksikan Obama berpidato di East Room, dari kiri ke kanan: James Clapper, Direktur Intelijen Nasional; , Penasihat keamanan Nasional, Tom Donilon; Direktur CIA, Leon Panetta; pimpinan Joint Chiefs Adm., Mike Mullen; Menlu Hillary Clinton; dan Wapres Joe

  • Usai berpidato, barack Obama disalami Mike Mullen, disaksikan Direktur CIA Leon Panetta (kiri) dan menlu Hillary Clinton (membelakangi lensa).

In Picture: Detik-Detik Sebelum Barack Obama Umumkan Kematian Osama bin Laden

Selasa, 03 Mei 2011, 12:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Hening dan tegang. Inilah yang terlihat dalam tayangan gambar dan foto yang dirilis Gedung Putih. Foto itu menunjukkan  Presiden Barack Obama dan para pembantu seniornya saat menonton rekaman penyerangan tempat persembunyian Osama bin laden di Abbottabad, Pakistan.

Siapa saja yang menjadi mintra menontonnya? Dari gambar itu terlihat beberapa orang, antara lain Wakil Presiden Joe Biden, Menteri Luar negeri Hillary Clinton, dan pimpinan staf Jeremy Bash, juga Mike Mullen.

Sebanyak 24 tentara dari pasukan khusus Angkatan Laut AS dalam rekaman itu menyerbu persembunyian Osama. "Mungkin itulah salah satu periode paling mencemaskan sepenuh waktu dalam kehidupan orang-orang yang berkumpul di sini kemarin," kata penasihat Gedung Putih bidang Kontra-Terorisme,  John Brennan. "Semenit berlalu seperti sehari."

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : AP
4.924 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda