
REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN - Empat pria Iran telah digantung di depan umum, Sabtu (16/4), di provinsi Fars di bagian selatan negara itu. Mereka digantung karena terlibat perampokan bersenjata, penculikan dan pembunuhan. Demikian kantor berita Mehr malaporkan.
Tiga pria dieksekusi di kota Shiraz karena melakukan perampokan bersenjata, penculikan dan membunuh dua personil keamanan, kata laporan tersebut. Pria keempat digantung di Takhteh Kenar karena membunuh delapan orang, kantor berita itu menambahkan.
Penggantungan terakhir itu menjadikan 97 jumlah eksekusi yang telah dilakukan sejauh ini tahun ini di Iran, menurut hitungan kantor berita AFP berdasar pada laporan-laporan media. Media Iran melaporkan 179 penggantungan tahun lalu. Pada 2009, sebanyak 388 orang telah dieksekusi, menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia internasional, menjadikan Iran di tempat kedua setelah China dalam jumlah orang yang dihukum mati.
Republik Islam itu menganggap hukuman mati itu penting untuk menegakkan undang-undang dan ketertiban serta diterapkan hanya setelah proses pengadilan yang melelahkan.
Saya punya banyak teman dari kalangan permapok, mereka sendiri pernal bilan bahwa "kami baru bisa tobat bila hukuman gantung/mati diterapkan di Indonesia dengan tegas". Mengerikan memang, tapi dengan kengerian itulah hukuman sanggup membuat orang takut dan tiak berbuat jahat lagi.
Balaskapan ya dinegeri ini diberlakukan hukuman gantung untuk pelaku makar,baik itu Narkoba,Terroris,ataupun Korupsi
Balasmantabbb..hajar terus blehhh
Balas