Senin, 6 Ramadhan 1439 / 21 Mei 2018

Senin, 6 Ramadhan 1439 / 21 Mei 2018

Anwar Ibrahim Diyakini akan Langsung Bebas Hari Ini

Rabu 16 Mei 2018 07:59 WIB

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Teguh Firmansyah

Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim

Foto: EPA/Fazry Ismail
Nurul Izzah menilai pembebasan Anwar merupakan kado termanis buat keluarganya.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemimpin de facto Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia Anwar Ibrahim diperkirakan akan dibebaskan langsung dari Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras pada Rabu (16/5), tanpa dibawa kembali ke Penjara Sungai Buloh.

Sekretaris Jenderal PKR Saifuddin Nasution mengatakan, Dewan Pengampunan akan mengadakan pertemuan terlebih dahulu pada pukul 11.00 waktu setempat. Mereka akan membahas mengenai permohonan pembebasan dan pengampunan penuh bagi Anwar.

"Jadi, kami berharap (pembebasan) akan dilakukan besok siang sebelum pertemuan di sore hari di Petaling Jaya," kata Saifuddin kepada wartawan setelah mengunjungi Anwar di rumah sakit pada Selasa (15/5), seperti dilaporkan Channel News Asia.

Saifuddin turut ditanya mengenai apa yang akan terjadi jika Dewan Pengampunan memutuskan untuk tidak membebaskan Anwar. "Saya optimistis, saya tidak ingin memikirkan hal lain. Segalanya mungkin. Tapi saya pikir lebih baik kita mengambil sikap positif. Komitmen telah dibuat oleh perdana menteri dan juga istana jadi mari kita berdoa dan berharap yang terbaik," paparnya.

 

Baca juga, Mahathir-Anwar Ibrahim Redakan Ketegangan Koalisi.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor raja Malaysia pada Senin (14/5), Yang Di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V telah menyetujui semua prosedur yang diajukan Dewan Pengampunan dalam menyelesaikan pembebasan Anwar.

Anwar mulai menjalani hukuman lima tahun penjara pada Februari 2015. Saat itu pengadilan federal Malaysia menguatkan tuduhan bahwa ia telah menyodomi mantan asisten pribadinya. Dia kemudian menjalani hukuman di Penjara Sungai Buloh, dan dijadwalkan akan bebas pada 8 Juni mendatang.

"Saya pikir dia sangat gembira. Sudah lama sekali kami tidak hanya menginginkan kebebasannya tetapi juga keadilan terhadapnya," kata putri Anwar, Nurul Izzah, setelah mengunjungi ayahnya di rumah sakit.

"Tolong ingat, kami mengajukan petisi pengampunan berdasarkan ketidakadilan sehingga grasi diberikan untuk memvalidasi sepenuhnya atas ketidakbersalahannya. Untuk itu, saya pikir ini adalah hari yang indah bagi kami."

 

Menurutnya pembebasan Anwar adalah hadiah termanis yang dimiliki keluarganya. Terlebih ia dan keluarga tengah menyambut Ramadhan yang akan dimulai pada Kamis (17/5) besok.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dalam pidato pertamanya mendukung grasi penuh kerajaan untuk Anwar. Dia juga akan menyerahkan jabatannya untuk Anwar setelah pemimpin PKR itu terpilih sebagai anggota parlemen.

Berbicara kepada wartawan pada Selasa (15/5), istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail yang telah ditunjuk sebagai wakil perdana menteri baru, mengatakan pengangkatan suaminya sebagai perdana menteri baru Malaysia tidak akan dilakukan dengan tergesa-gesa. Dia menambahkan, suaminya yang telah sembuh dari operasi bahu kini sudah mulai pulih.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES