Jumat , 06 June 2014, 14:32 WIB

Indonesia-Singapura Bahas Keamanan Kawasan

Red: Esthi Maharani
AP/Wong Maye-E
Tony Tan
Tony Tan

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengadakan pertemuan informal yang disertai jamuan makan malam bersama Presiden Singapura, Tony Tan Keng Yam pada Kamis malam (5/6).

Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengatakan kedua negara telah menjalin hubungan yang saling menghormati dan membawa manfaat. Hingga saat ini keduanya masih rutin mengadakan pertemuan tahunan. Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling bertukar pandangan tentang situasi di kawasan.

"Sebenarnya masalah yang dipedulikan oleh kedua belah pihak bisa dibahas dan dalam kaitan ini banyak waktu yang digunakan untuk bertukar pandangan tentang perkembangan di kawasan, kawasan Asia Tenggara," katanya, Jumat (6/6).

Persoalan kawasan yang harus diperhatikan saat ini tak lain keamanan di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Dikatakan Marty, saat ini muncul kecenderungan situasi ketidakpastian dan bahkan timbul ketegangan. Kedua kepala negara bertukar pandangan dan berupaya menganalisis potensi dan dampak ketegangan tersebut di masa depan.

"Jadi, kedua presiden bertukar pandangan mengenai masalah ini apakah misalnya mengenai situasi yang dihadapi sekarang di kawasan pertanda awal dari ketegangan yang menyerupai perang dingin dimasa lalu, misalnya. Juga berbicara tentang perkembangan di Benua Eropa situasi di Ukraina dan seterusnya," katanya.

Intinya, lanjut dia, sangatlah penting bagi negara-negara di kawasan terutama melalui ASEAN untuk terus berperan dalam menjaga keamanan. Keduanya beranggapan, ASEAN perlu menunjukkan kepemimpinan dan inisiatifnya.