Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tersangka Konflik Sabah Minta Penyelidikan Awal

Kamis, 21 Maret 2013, 00:19 WIB
Komentar : 0
globalnation.inquirer.com
Sultan Sulu Jamalul Kiram III

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Sekitar 38 anggota tersangka yang dituduh sebagai anggota tentara kerajaan Kesultanan Sulu yang ditahan pada saat kedatangan mereka ke Tawi-Tawi dari Sabah, meminta penyelidikan awal resmi sehubungan dengan tuntutan pidana terhadap mereka, kemarin, dilaporkan Xinhua, Rabu (20/3).

Para tersangka, yang ditahan di fasilitas angkatan laut di Panglima Sugala saat ini, didakwa dengan kepemilikan senjata api ilegal dan menghasut perang berdasarkan Revisi KUHP, menurut dugaan untuk mengangkat senjata dalam upaya mereka merebut kembali Sabah dari kendali Malaysia.

Dibantu oleh ketua pengacara publik Persida Rueda-Acosta, kelompok ini meminta sidang pengadilan daerah Tawi-Tawi untuk meminta Departemen Kehakiman (DOJ) untuk melakukan investigasi ulang mengenai terhadap mereka. Dalam pernyataan empat halaman, pria yang ditangkap mengatakan mereka tidak diberi kesempatan yang cukup untuk menyangkal tuduhan yang diajukan oleh Departemen Kehakiman di pengadilan, pekan lalu.

Oleh karena itu, mereka meminta pengadilan untuk secara khusus memerintahkan Departemen Kehakiman untuk melakukan penyelidikan awal di mana mereka akan diberi kesempatan untuk mengajukan kontra-tuduhan. Pengadilan Tawi-Tawi juga diminta untuk memungkinkan 38 terdakwa untuk membayar jaminan pembebasan sementara bagi mereka, sementara kasus tersebut kini sedang disidangkan, mengingat tuduhan terhadap mereka semua dapat dijaminkan.

Kelompok pertama 38 tahanan dari anggota penjaga kerajaan, Sultan Jamalul Kiram III, akan menghadapi tuduhan di Filipina menyusul serangan mereka di Sabah atas klaim teritorial kesultanan. Sekitar 200 pengikut Kiram mendarat di Sabah bulan lalu. Sepuluh pasukan keamanan Malaysia dan lebih dari 60 pejuang Sulu bersenjata tewas.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
2.051 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...