Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Malaysia Tolak Tarik Pasukan dari Sabah

Sabtu, 16 Maret 2013, 22:12 WIB
Komentar : 0
AP PHOTO
Tentara Malaysia bersiaga di area di mana terjadi konflik bersenjata dengan milisi Filipina, desa Tanduo, Lahad Datu, Sabah.

REPUBLIKA.CO.ID, SABAH -- Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, memastikan tidak akan menarik pasukannya dari Sabah.

Bahkan, dia merasa tindakan Malaysia itu tidak melanggar perjanjian internasional.

''Kami hanya berusaha mempertahankan kedaulatan kami dari serangan teroris. Kami melakukan semua tindakan dengan pemikiran matang dan sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan,'' kata Najib Razak seperti dikutip Inquirer.net, Sabu (16/3).

Najib menambahkan, tindakan yang dilakukannya sudah dilakukan dengan mengutamakan dialog dan menghindari korban jiwa seminimal mungkin.

''Kami tidak ingin menumpahkan darah siapapun, kami tidak ingin ada korban jiwa. Tapi dalam posisi diserang, jadi kami hanya mempertahankan diri,'' lanjutnya.

Pada awal Maret lalu, Tujuh Batalyon tempur dan jet militer dikerahkan ke Sabah untuk meakukan serangan ke sekelompok pasukan yang setia terhadap Kesultanan Sulu dan Sultan Azzimudie Kiram III. Mereka menuntut hak untuk lepas dari Pemerintahan Malaysia.


Reporter : Reja Irfa Widodo
Redaktur : Heri Ruslan
3.336 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...