Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pasukan Malaysia Menyerang, Milisi Sulu Terus Melawan

Senin, 11 Maret 2013, 11:53 WIB
Komentar : 1
AP
Tentara Malaysia berpatroli di desa Tanduo, Lahad Datu, Sabah.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pasukan keamanan Malaysia terus merangsek masuk ke Lahad Datu, Sabah. Polisi terus melakukan penyerangan Milisi Sulu dari Filipina Selatan.

Berdasarkan laporan Bernama, sejak memasuki Sabah pada 26 hari lalu, tidak ada indikasi kalau Milisi Sulu bakal menyerah.  Bahkan, terjadi delapan jam baku tembak di Kampung Tanjung Batu, Lahad Datu, pada Jumat (9/3) malam.

Menindaklanjuti operasi penyerangan, pasukan keamanan yang terdiri dari polisi dan tentara terus menelusuri kelompok yang mereka sebut teroris. Pasukan keamanan pun mengingatkan kepada publik agar menjauhi 'Zona Merah' di area Lahad Datu.

Seorang bocah lelaki tewas akibat peluru Polisi Malaysia. Dia berada di wilayah terlarang, 'Zona Merah', Kampung Tanjung Batu, di Lahad Datu.

Bersama remaja yang diduga berusia 12-15 tahun itu, terdapat seorang lelaki berusia 30 tahun yang juga ditembak dan mengalami luka.

Inspektur Jendral Polisi Malaysia Tan Sri Ismail Omar mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada sekitar Pukul 09.45 pagi waktu setempat. 

Redaktur : A.Syalaby Ichsan
19.048 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...