Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Seorang prajurit berjalan di tengah puing perkampungan Pauktaw yang dibakar dalam kekerasan baru-baru di Rakhine,Myanmar, Sabtu (27/10). (Soe Zeya Tun/Reuters)

  • Sejumlah orang mengumpulkan potongan logam dari puing perkampungan Pauktaw yang dibakar dalam kekerasan baru-baru ini di Rakhine,Myanmar, Sabtu (27/10). (Soe Zeya Tun/Reuters)

  • Sejumlah orang mengumpulkan potongan logam dari puing perkampungan Pauktaw yang dibakar dalam kekerasan baru-baru ini di Rakhine,Myanmar, Sabtu (27/10). (Soe Zeya Tun/Reuters)

  • Seorang anak mengumpulkan potongan logam dari puing perkampungan Pauktaw yang dibakar dalam kekerasan baru-baru ini di Rakhine,Myanmar, Sabtu (27/10). (Soe Zeya Tun/Reuters)

  • Sebuah perahu terlihat dari reruntuhan sebuah masjid yang hancur di salah satu sudut kota Pauktaw yang dibakar dalam kekerasan baru-baru ini di Rakhine,Myanmar, Sabtu (27/10). (Soe Zeya Tun/Reuters)

In Picture: Puing Perkampungan Muslim Rohingya yang Hangus Dibakar

Sabtu, 27 Oktober 2012, 20:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,Puluhan kapal kayu sederhana yang dipenuhi oleh muslim Rohingya yang melarikan diri dari aksi kekerasan telah kembali ke daratan pada hari Sabtu (27/10), setelah dua hari berada di laut.

Masyarakat muslim melarikan diri dengan menggunakan sejumlah perahu untuk mencapai kamp pengungsian serta mencari perlindungan di pulau-pulau dan desa-desa pesisir. Namun sembilan perahu masih belum ditemukan hingga saat ini, menurut beberapa sumber pengungsi Rohingya 

Redaktur : Mohamad Amin Madani
Sumber : Reuters
4.347 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Hana Selasa, 30 Oktober 2012, 08:41
Jadi minoritas Muslim di antara agama budha memang gak enak.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda